Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram mengusulkan tambahan anggaran bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 7 miliar untuk operasional kendaraan pengangkut sampah. Usulan tersebut diajukan melalui APBD perubahan.
Kepala DLH Mataram, Nizar Denny Cahyadi, menjelaskan usulan tambahan anggaran BBM sebesar Rp 7 miliar tersebut berdasarkan kalkulasi penyesuaian harga terbaru Dexlite. Adapun, harga Dexlite saat ini berkisar Rp 24 ribu per liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ajukan di (anggaran) perubahan ini sesuai dengan harga yang kemarin, sekitar Rp 24 ribu sekian. Kalau memang nanti harganya turun, ya bisa jadi SiLPA," kata Denny, Selasa (25/8/2026).
Denny menuturkan tambahan Rp 7 miliar ini diproyeksikan bisa mencukupi kebutuhan BBM operasional kendaraan pengangkut sampah selama empat bulan, yakni mulai September hingga Desember. Jika diakumulasi dengan anggaran APBD murni yang mencapai Rp 20 miliar, maka total alokasi anggaran BBM operasional dalam setahun ini menjadi Rp 27 miliar.
"Rp 7 miliar itu bukan hanya untuk sampah, tetapi ada untuk pertamanan, seperti truk penyiraman tanaman dan operasional lainnya," imbuhnya.
Diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi sejak April 2026. Kenaikan harga terjadi untuk BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara BBM nonsubsidi lainnya, yakni Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan harga.