Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto berkunjung ke Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka datang dalam rangka panen raya bawang putih sekaligus ground breaking pembangunan gudang penyangga bawang putih di Sembalun, Rabu (19/8/2026).
Program pengembangan bawang putih tersebut merupakan bagian dari langkah Satgas Pangan Polri dalam mendukung target swasembada pangan nasional. Program itu sesuai dengan arahan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
"Presiden menekankan pentingnya kemandirian dan ketahanan pangan nasional di tengah eskalasi situasi global yang tidak menentu," kata Listyo dalam pidatonya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budidaya bawang putih di Sembalun mulai dikembangkan pada 2025 bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata dengan lahan awal sekitar 15 hektare. Program tersebut kini telah berkembang secara signifikan.
Hingga Juli 2026, luas tanaman bawang putih di wilayah Sembalun telah mencapai sekitar 534 hektare dengan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih. Produktivitas kedua varietas tersebut tercatat rata-rata mencapai 20 hingga 25 ton per hektare.
Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri juga telah melaksanakan panen raya pada lahan seluas 105 hektare. Hingga saat ini, proses panen telah mencapai sekitar 76 persen atau setara 73,5 hektare dengan total produksi mencapai 1.470 ton.
Pengembangan komoditas tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketersediaan bawang putih dalam negeri, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi petani serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.
"Harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat dan petani kita sejahtera, dan bangsa Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negerinya sendiri," ucap Listyo.