Puluhan Penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Bali akhirnya dievakuasi ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026). Proses evakuasi masih berlangsung.
Pantauan detikBali di Pelabuhan Lembar, para penumpang mulai tiba sejak sekitar pukul 12.10 Wita. Mereka dievakuasi menggunakan empat kapal, yakni Kapal SAR Mataram, kapal TNI Angkatan Laut (AL), rigid buoyant boat (RBB), rigid inflatable boat (RIB).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di Pelabuhan Lembar, sebagian penumpang kondisinya tidak terlalu parah mendapat pertolongan medis di ruang terminal penumpang. Sementara penumpang yang kondisi lebih parah langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans.
Di antara puluhan penumpang yang dievakuasi ke Pelabuhan Lembar, dua di antaranya adalah warga negara (WN) Australia. Keduanya masing-masing terdiri atas satu laki-laki dan perempuan.
General Manager (GM) ASDP Lembar, Handoyo Priyatno, mengatakan proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin masih berlangsung. Menurutnya, masih ada satu kapal evakuasi yang membawa penumpang menuju Pelabuhan Lembar.
"Yang jelas kami masih melakukan evakuasi," kata Handoyo di lokasi.
Handoyo juga belum bisa memastikan jumlah penumpang yang dievakuasi. "Untuk jumlah penumpang belum bisa kami sampaikan ya," tegasnya.
Sebagai informasi, selain ke Pelabuhan Lembar, penumpang KMP Putri Yasmin juga dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali. Total jumlah penumpang yang dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai mencapai 35 orang.
(hsa/hsa)