Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Dompu meminta anggaran Rp 3 miliar untuk bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026. Anggaran itu diajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu.
Anggaran itu bahkan sudah diajukan oleh KONI ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Dompu sebelum pelaksanaan Porprov NTB 2026.
"Kami sudah mengajukan ke BPKAD, totalnya sebesar Rp 3 miliar untuk pembayaran bonus atlet dan pelatih," kata Ketua KONI Dompu, Asrullah, kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asrullah mengatakan bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu di ajang Porprov NTB 2026 sudah disampaikan kepada Bupati Dompu, Bambang Firdaus, saat pelepasan kontingen. Ia berharap BPKAD Dompu bisa merealisasikan permintaan itu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Perubahan 2026.
Asrullah mengungkapkan realisasi anggaran untuk bonus atlet itu harus disetujui terlebih dahulu oleh Tim Anggaran dan Perencanaan Daerah (TAPD) Dompu. Menurutnya, bonus bisa dicairkan atau tidak tergantung pada APBD Perubahan 2026 tergantung TAPD Dompu.
"Nanti TAPD yang menyimpulkan itu entah di APBD perubahan maupun APBD murni, tetapi harapan kami itu bisa di APBD perubahan," ujar Asrullah.
Sebagai informasi, kontingen Dompu berhasil meraih 173 medali dengan rincian 44 emas, 44 perak, dan 85 perunggu dalam perhelatan Porprov NTB 2026. Raihan medali itu membuat Dompu menempati posisi ke-8 dari 11 kabupaten/kota di NTB.