detikBali

BMKG Prediksi Hujan Lebat-Angin Kencang di NTT, Warga Diminta Waspada

Terpopuler Koleksi Pilihan

BMKG Prediksi Hujan Lebat-Angin Kencang di NTT, Warga Diminta Waspada


Simon Selly - detikBali

Ilustrasi hujan deras
Foto: Ilustrasi hujan deras. (Foto: Reiza Pahlevi/detikcom)
Kupang -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca buruk di sebagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berpotensi hujan lebat serta angin kencang, pada Sabtu (25/7/2026).

Sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang hingga siang hari. Berdasarkan pembaruan peringatan dini BMKG pukul 08.40 WITA, hujan sedang hingga lebat mulai berpotensi terjadi sekitar pukul 09.10 Wita.

"Di Kabupaten Rote Ndao, meliputi Kecamatan Rote Barat Laut, Lobalain, Rote Tengah, Pantai Baru, Rote Timur, Rote Selatan, Landu Leko, dan wilayah sekitarnya. Kondisi tersebut diperkirakan meluas ke Kecamatan Semau, Kupang Barat, Amarasi, Nekamese, Amarasi Barat, Amarasi Selatan, Amarasi Timur, Amabi Oefeto Timur, dan Semau Selatan di Kabupaten Kupang," terang, Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, pada Sabtu (25/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, hujan juga berpotensi meluas ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yakni Kecamatan Amanuban Selatan, Ki'e, Kuanfatu, Boking, Nunkolo, Kolbano, Kot Olin, Kualin, dan Noebeba, kemudian ke Kecamatan Rote Barat Daya dan Rote Barat di Kabupaten Rote Ndao, serta Kecamatan Alak di Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

"BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 Wita. Dalam peringatan dini cuaca tiga harian yang berlaku pada 25-27 Juli 2026," kata Sti.

BMKG kata dia, menetapkan status waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Malaka, dan Rote Ndao pada 25 Juli 2026.

"Sementara itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua hingga 27 Juli 2026," tukas Sti.

Sti menjelaskan, fenomena cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Equatorial Rossby meski wilayah NTT saat ini telah memasuki musim kemarau.

"Angin Monsun Timur sudah aktif sehingga menyebabkan musim kemarau di wilayah NTT. Namun, terpantau aktifnya Gelombang Equatorial Rossby yang meningkatkan potensi terjadinya hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah NTT. Masyarakat juga perlu mewaspadai angin kencang yang bersifat kering karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan," ujar Sti Nenot'ek.

Sementara itu, untuk prakiraan cuaca Minggu, 26 Juli 2026, BMKG memperkirakan kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah hingga berawan.

"Memasuki siang hingga sore hari, cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan tebal dengan potensi hujan ringan di wilayah Ende, Mbay, Bajawa, dan Ruteng," rinci Sti.

Lanjut dia, pada malam hari cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Sedangkan dini hari umumnya cerah hingga berawan tebal dengan potensi kabut di wilayah Soe, Bajawa, dan Ruteng.

BMKG juga memperkirakan suhu udara di wilayah NTT berkisar 18-31 derajat Celcius, sedangkan di wilayah Manggarai, Ngada, dan sebagian daerah dataran tinggi lainnya berkisar 12-24 derajat Celcius.

"Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10-50 kilometer per jam," ujar Sti.

BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap mewaspadai potensi angin kencang di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.



(hsa/hsa)









Hide Ads
LIVE