Kebakaran melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Nujumul Huda di Dusun Batu Samban, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Jumat (24/7/2026) sekitar 16.10 Wita. Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang merambat hingga menghanguskan empat ruang kelas.
Kebakaran pertama kali diketahui seorang warga bernama Muhammad Sera'i yang kemudian melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Lombok Barat.
Mendapat laporan tersebut, Damkarmat langsung mengerahkan 12 personel beserta tiga unit kendaraan pemadam yang terdiri dari dua mobil damkar dan satu mobil suplai air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 Wita. Saat itu, kobaran api sudah membesar dan melalap empat ruang kelas di lingkungan ponpes. Petugas kemudian berjibaku memadamkan api bersama pengelola pondok, warga sekitar, dan aparat setempat.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 18.03 Wita setelah petugas menghabiskan enam tangki air.
"Api dapat dipadamkan sekitar kurang satu jam dengan menghabiskan 6 tangki air dan dibantu masyarakat setempat," kata Kabid Pemadaman Penyelamatan dan Sapras, Dedy Aswandi.
Dedy mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian merambat ke bangunan ponpes.
"Terkait penyebabnya masih didalami. Dugaan sementara berasal dari rambatan api pembakaran sampah di sekitar lokasi," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, kebakaran menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai sekitar Rp 890 juta.
(hsa/hsa)