detikBali

Perempuan Pekanbaru Tewas Usai Cerita Ditinggal Nikah Pasangan Sesama Jenis

Terpopuler Koleksi Pilihan

Perempuan Pekanbaru Tewas Usai Cerita Ditinggal Nikah Pasangan Sesama Jenis


Abdurrasyid Efendi - detikBali

Petugas melakukan olah TKP penemuan perempuan tewas di kontrakannya di Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (21/8/2026). (Foto: Dok. Polresta Mataram)
Petugas melakukan olah TKP penemuan perempuan tewas di kontrakannya di Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (21/8/2026). (Foto: Dok. Polresta Mataram)
Mataram -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang perempuan berinisial IP (31) ditemukan tewas di kontrakannya di Perumahan Panorama Alam Sejahtera, Dusun Barat Kubur, Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Perempuan asal Pekanbaru, Riau, itu diduga tewas karena bunuh diri.

Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, mengungkapkan jasad IP pertama kali ditemukan oleh teman satu kontrakan bernama Aie Nur Aenie pada Senin (20/7). Sebelum tewas, IP sempat bercerita sakit hati lantaran mengetahui pacar sesama jenisnya akan menikah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban sempat bercerita ingin pulang lantaran kecewa mengetahui pasangan sejenisnya berencana menikah," ungkap Adnyana, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

Adnyana mengatakan IP ditemukan tergeletak di dekat pintu belakang rumah kontrakan tersebut. Saksi yang panik melihat kondisi IP lantas meminta bantuan kepada warga setempat. Saksi juga memberitahukan temannya yang lain, Hasbiyanti.

"Setiba (Hasbiyanti) di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, IP diketahui baru dua pekan tinggal di kontrakan tersebut bersama Aie Nur Aenie. Adnyana menegaskan polisi sudah mengamankan lokasi kejadian, memeriksa saksi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ini, jasad IP telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. "Kami masih mengumpulkan seluruh keterangan dan alat bukti, guna memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut. Dugaan sementara masih dalam proses penyelidikan," pungkas Adnyana.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads