detikBali

Kronologi Pria Ditemukan Tewas Terbakar di Kebun Manggarai Timur

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kronologi Pria Ditemukan Tewas Terbakar di Kebun Manggarai Timur


Ambrosius Ardin - detikBali

Mayat Petrus Jadur  mengalami luka bakar ditemukan di kebun Kampung Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Manggarai Timur,  NTT, Rabu (21/10/2026).
Mayat Petrus Jadur mengalami luka bakar ditemukan di kebun Kampung Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, NTT, Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok. Polres Manggarai Timur)
Manggarai Timur -

Petrus Jadur (59) ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di sebuah kebun di Kampung Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Polisi menemukan bercak darah di sekitar lokasi, sementara penyebab pasti kematian korban masih diselidiki.

Kasatreskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, mengatakan mayat Petrus ditemukan pada Rabu (21/10/2026) sore oleh pemilik kebun, Aloysius Gonsa (50).

Penemuan bermula sekitar pukul 14.30 Wita, ketika Aloysius melihat kepulan asap dari arah kebunnya di pinggiran gunung. Dia kemudian membawa jeriken berisi air untuk memadamkan api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah memeriksa kebun pertama dan tidak menemukan api, Aloysius melanjutkan perjalanan ke kebun kedua. Dia mendapati pohon cokelat miliknya terbakar. Saat menyusuri bagian bawah kebun, dia melihat Petrus tergeletak tengkurap dengan tubuh terbakar.

ADVERTISEMENT

"Setelah memeriksa bagian bawah kebun, saksi I (Aloysius) kembali naik ke bagian atas kebun dan melihat korban dalam posisi tengkurap dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar. Saat ditemukan, api sudah padam," ungkap Zacky, Kamis (22/10/2026).

Aloysius mengenali korban dari wajahnya, kemudian memanggil kakak kandung Petrus. Setelah memastikan korban meninggal dunia, dia menghubungi anggota keluarga lainnya dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Temuan Bercak Darah

Zacky mengatakan lokasi penemuan berada di jalur yang biasa dilalui korban menuju kebunnya. Medan di sekitar lokasi curam dan sebagian area perkebunan telah terbakar.

Polisi menemukan sebuah kaus hitam sekitar 140 cm dari posisi korban. Bercak darah juga ditemukan pada dedaunan kering sekitar 175 cm dari tubuh korban serta pada batu yang tertanam di tanah sekitar 227 cm dari posisi korban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan benda atau barang yang secara langsung menunjukkan adanya dugaan tindak pidana," kata Zacky.

Diduga Terjatuh Sebelum Terbakar

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar jenazah, korban diduga terjatuh akibat medan perkebunan yang curam hingga wajahnya terbentur batu. Tubuhnya kemudian diduga terpapar api.

"Berdasarkan hasil olah TKP oleh UR Identifikasi Sat. Reskrim Polres Manggarai Timur dan pemeriksaan luar jenazah oleh dokter, korban diduga terjatuh akibat kondisi medan perkebunan yang curam sehingga wajahnya terbentur batu. Tubuh korban selanjutnya diduga terpapar api hingga mengalami luka bakar pada sebagian tubuh," terang Zacky.

Dokter menemukan luka bakar pada wajah, dada, kedua lengan bawah, daerah kelamin, hingga kedua tungkai korban. Selain itu, terdapat luka dengan perdarahan aktif pada hidung. Tulang hidung korban juga tampak berubah bentuk dan tidak simetris, diduga akibat benturan.

"Terdapat luka bakar pada bagian wajah, dada, kedua lengan bawah, daerah kelamin, serta kedua tungkai korban," kata Zacky.

"Terdapat luka disertai perdarahan aktif pada bagian hidung," imbuhnya.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian Petrus maupun sumber api yang membakar tubuhnya.

"Penyebab pasti kematian korban dan sumber api yang membakar tubuh korban belum dapat dipastikan," tandas Zacky.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads