Tewas Saat Snorkeling, Jenazah 2 Turis China Masih Tertahan di RSUD Komodo

Ambrosius Ardin - detikBali
Sabtu, 18 Jul 2026 09:45 WIB
Tim SAR mengevakuasi turis China yang tewas tenggelam saat snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (15/7/2026). (Foto: Dok. Basarnas Maumere)
Manggarai Barat -

Jenazah dua wisatawan asal China yang tewas saat snorkeling masih tertahan di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Empat hari sudah jenazah dua turis China itu berada di RSUD Komodo.

"Belum dipulangkan, masih di RSUD Komodo," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kompdo Paulus Ndarung, Sabtu (18/7/2026).

Turis bernama Guo Xingyou (29) dan Sha Gingyang (30) itu tewas saat snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, pada Rabu (15/7) siang. Keduanya merupakan pasangan suami istri.

Paulus mengatakan pihaknya mendapat informasi bahwa keluarga korban akan datang menjemput kedua jenazah tersebut. Menurutnya, keluarga korban di China masih mengurus visa untuk bisa datang ke Indonesia.

"Informasi terakhir dari konsulat (China), keluarganya akan datang ke Indonesia. Sekarang keluarga sedang menunggu proses pembuatan visa ke Indonesia," ungkap Paulus.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, mengaku telah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (China) di Bali untuk pemulangan kedua jenazah tersebut.

"Kami sampaikan terkait hal ini ke perwakilannya konsulat Jenderal RRT (Republik Rakyat Tiongkok) di Bali. Infonya sudah disampaikan ke keluarganya. Nanti keluarganya akan datang ke Labuan Bajo," kata Christian.



Simak Video "Video: Haze Kembali Selimuti Labuan Bajo, Jarak Pandang Terbatas 4 Km"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork