Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 bakal digelar pada 21-25 Oktober. Festival literasi tahunan ini dihelat di Taman Baca Ubud, Jalan Raya Sanggingan, Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali.
Sehari menjelang pembukaan, panitia menggelar pesta kecil-kecilan dengan konsep ramah tamah di Bumi Kinar Ubud. Acara tersebut mempertemukan sejumlah penulis internasional dengan pembaca mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum festival dimulai, ada acara yang lebih santai. Ada banyak penulis dan pembaca mereka yang bertemu di sini," kata Pendiri Ubud Writers and Readers Festival Janet De Neefe di sela-sela acara ramah tamah tersebut, Selasa (20/10/2026).
Janet menuturkan puluhan penyair, novelis internasional, dan para penggemarnya hadir dalam pesta kecil-kecilan itu. Momen itu menjadi ajang para pembaca untuk lebih dekat dengan penulis favoritnya. Selain itu, para penulis yang hadir juga berkesempatan untuk mempromosikan buku mereka.
"Atmosfernya bagus, karena untuk mempertemukan penulis baru juga," ujar Janet.
UWRF 2026 mengusung tema Samarasā: Awareness. Empathy. Action. Tema tersebut mengajak peserta memahami dunia dengan lebih jernih, terhubung dengan pengalaman orang lain, lalu mengubah pemahaman itu menjadi tindakan.
Festival literasi yang memasuki penyelenggaraan ke-23 ini dirangkai dengan bincang-bincang bersama penulis, diskusi panel, peluncuran buku, workshop, hingga pertunjukan seni. Lebih dari 150 penulis, pemikir, jurnalis, seniman, hingga penyair dari berbagai negara akan hadir dalam rangkaian acara yang berlangsung selama lima hari tersebut.
"Separuh penulis dan penyair dari Indonesia, separuhnya lagi internasional yang akan hadir. Semoga menginspirasi generasi muda untuk menjadi penulis atau gemar membaca," imbuhnya.