detikBali

Abdul Mu'ti Targetkan Perbaikan 5 Gedung SMAN 2 Praya Selesai Tepat Waktu

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Abdul Mu'ti Targetkan Perbaikan 5 Gedung SMAN 2 Praya Selesai Tepat Waktu


Sui Suadnyana, Edi Suryansyah - detikBali

Mendikdasmen, Abdul Muti, saat meninjau proyek revitalisasi lima gedung SMAN 2 Praya, Lombok Tengah, Kamis (16/7/2026) Foto: (Edi Suryansyah/detikBali)
Foto: Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, saat meninjau proyek revitalisasi lima gedung SMAN 2 Praya, Lombok Tengah, Kamis (16/7/2026) Foto: (Edi Suryansyah/detikBali)
Lombok Tengah -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menargetkan proyek perbaikian lima gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tuntas tepat waktu. Revitalisasi gedung itu menggunakan dana sebesar Rp 1,6 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Mu'ti menjelaskan perbaikan gedung sekolah itu diberikan dalam jangka waktu enam bulan atau 180 hari kerja. Pekerjaan itu menggunakan pola swakelola berbasis satuan pendidikan. Dana bantuan ditransfer langsung ke rekening sekolah penerima manfaat.

"Saya melihat progres revitalisasi SMAN 2 Praya yang mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,6 miliar untuk pembangunan rehab ruang kelas baru di tambah sarana pendukung. Ada UKS, OSIS, dan ruang BK. Direncanakan akan selesai dalam waktu enam bulan," kata Mu'ti saat meninjau proses revitalisasi gedung SMAN 2 Praya, Kamis (16/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui sistem pengerjaan ini, tutur Mu'ti, kepala sekolah dan tim lokal memiliki wewenang penuh untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembangunan secara transparan, mulai dari perbaikan ruang kelas, toilet hingga pengadaan fasilitas lainnya. Ia mengklaim, dengan sistem ini, tak ada lagi ruang permainan.

ADVERTISEMENT

"Saya juga dapet informasi tadi jika transfer dana juga sudah 75% sehingga tidak ada kendala secara finansial," ujar Mu'ti.

Mu'ti mengungkapkan Kemendikdasmen merevitalisasi sebanyak 71.744 sekolah pada 2026. Menurutnya, revitalisasi sekolah ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada para siswa di Indonesia.

"Ini menunjukkan komitmen kami dari pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo yang menjadikan sarana sekarang ini aman yang nyaman. Mudah-mudahan ini bisa selesai tepat waktu," tegas Mu'ti.



(hsa/hsa)










Hide Ads
LIVE