detikBali

Keluarga dr. Icha Diperiksa Polda NTT

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Keluarga dr. Icha Diperiksa Polda NTT


Yufengki Bria - detikBali

Keluarga dr. Icha saat diperiksa di Mapolda NTT, Jumat (10/7/2026).
Keluarga dr. Icha saat diperiksa di Mapolda NTT, Jumat (10/7/2026) (Foto: Yufengki Bria)
Kupang -

Keluarga dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha diperiksa oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (10/7/2026). Mereka di antaranya, ayah, ibu dan adik kandung Icha, serta pacarnya dan tim kuasa hukumnya.

Icha merupakan seorang dokter umum di Rumah Sakit Leona Kefamenanu yang meninggal akibat depresi usai diintimidasi oleh tiga anggota DPRD dan satu dokter hewan di Dinas Peternakan Timor Tengah Utara (TTU).

Saat ini, keluarga sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi di ruangan Subdit 1 Perempuan Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTT. Dalam pemeriksaan tersebut, mereka didampingi oleh tim kuasa hukumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT Kombes Nova Irone Surentu membenarkan pemeriksaan tersebut. Menurutnya, hingga saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan dari penyidik.

"Ya, saat ini masih menjalani pemeriksaan dari penyidik," kata Nova saat dihubungi detikBali, Jumat.

ADVERTISEMENT

Nova mengaku belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut terkait materi pemeriksaannya. Sebab, pemeriksaan masih berlangsung. "Mohon maaf belum bisa terkait apa yang diperiksa dan bagaimana pemeriksaannya karena masih pemeriksaan," jelas Nova.

Diberitakan sebelumnya, keluarga mendiang dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr. Icha melaporkan empat orang ke Mapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (3/7/2026), terkait kasus kematiannya. Empat orang itu, tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), yaitu Therensius Lazakar (Golkar), Norbertus Tubani (PKB), dan Veronika Lake (PDIP), serta Maria Mathildis Sau yang merupakan istri dari Norbertus Tubani.

"Kami sudah membuat laporan resmi di SPKT Polda NTT dan terlapornya ada empat orang. Salah satunya (Maria Mathildis Sau) merupakan dokter hewan di Dinas Peternakan TTU," ujar kuasa hukum keluarga, Viktor Manbait, di Mapolda NTT, Jumat.

Serahkan Bukti Tambahan

Keluarga Icha buka suara setelah menjalani pemeriksaan di Subdit 1 Perempuan Ditres PPA dan PPO Polda NTT. Mereka juga turut menyerahkan bukti-bukti berupa surat keterangan perawatan dan pengobatan terhadap dr. Icha.

"Tentunya ada (bukti) keterangan, (surat) keterangan medis yang berkaitan dengan perawatan dan pengobatan dr. Icha," ujar kuasa hukum keluarga, Victor Manbait, seusai pemeriksaan di Mapolda NTT.

"Sejak pagi tadi sekitar pukul 10.30 Wita tadi, keluarga dari almarhumah dr. Icha telah memenuhi undangan dari Ditres PPA dan PPO Polda NTT untuk memberikan keterangan sesuai laporan yang diajukan ke sini," sambung Victor.

Victor menyebut yang dimintai keterangan oleh polisi, itu berjumlah tiga orang, yakni ayah dan ibu kandung Icha, Gabriel Pakaenoni dan istrinya Nur Azizah, serta pacar Icha berinisial IB.

"Jadi tadi mereka bertiga sudah memberikan keterangan dan didampingi oleh tiga orang kuasa hukum dari kantor kami," kata Victor.

Dalam pemeriksaan tersebut, Victor berujar, berkaitan dengan seputaran laporan dugaan intimidasi yang dialami dr. Icha pada 13 Juni 2026 di Rumah Sakit Leona Kefamenanu. Menurutnya, pemeriksaan tersebut berlangsung sekitar 4 jam. Kemudian keluarga dicecar dengan 28 pertanyaan.

Selain tiga orang tersebut, dua adik kandung Icha juga akan diperiksa oleh Polda NTT. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan pekan depan. Ia berharap setelah pemeriksaan, Polda NTT segera memproses hukum terkait kasus intimidasi tersebut.

"Setelah laporan dan pengambilan keterangan ini akan ditindaklanjuti oleh teman-teman penyidik untuk segera diproses penegakan hukum atas intimidasi yang dialami oleh dr. Icha," pungkas Victor.



(mud/mud)











Hide Ads