Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengakui penerima Program Keluarga Harapan (PKH) belum tepat sasaran. Gus Ipul menyebut penyaluran bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran karena data yang tidak akurat.
"Selama ini data kita tidak akurat sehingga bantuan-bantuan yang kita salurkan tidak tepat sasaran," kata Gus Ipul di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (31/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Ipul mendorong agar pendataan keluarga miskin bisa diperbaiki hingga akurat. Dengan begitu, dia berujar, manfaat bantuan sosial benar-benar bisa dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan.
"Mari kita mulai menyajikan data yang jujur. Kita perbaiki saat ini datanya sehingga tidak ada lagi keluarga miskin yang tidak terdata," imbuh politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Gus Ipul menuturkan dirinya ingin memperbaiki sistem pendataan keluarga miskin sejak dilantik sebagai Menteri Sosial. Dia meminta para kepala daerah untuk melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan.
"Berdasarkan data BPS, sebanyak 45 persen Program Keluarga Harapan tidak tepat sasaran," ujar Gus Ipul.
(iws/iws)










































