detikBali

Siswi SMK di Lombok Tak Sekolah Usai Payudara Diraba Teman Pria hingga Viral

Terpopuler Koleksi Pilihan

Siswi SMK di Lombok Tak Sekolah Usai Payudara Diraba Teman Pria hingga Viral


Edi Suryansyah - detikBali

Pelecehan Seksual
Ilustrasi. (Foto: iStock)
Lombok Tengah -

Seorang siswi di SMKN 1 Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak masuk sekolah seusai payudaranya diraba oleh teman prianya. Foto saat siswi itu diraba oleh teman sekolahnya tersebut sempat viral di media sosial (medsos).

Kepala SMKN 1 Kopang, Lalu Subhanudin, mengaku sudah memanggil para siswa yang mengetahui peristiwa tersebut. Ia berencana berkomunikasi dengan orang tua siswi lantaran yang bersangkutan tidak masuk sekolah hari ini.

"Semuanya sudah tadi (dipanggil), cuma yang perempuan itu belum karena tidak masuk," kata Subhanudin kepada detikBali, Rabu (13/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Subhanudin, tangan muridnya tidak sengaja menyentuh area sensitif siswi sebagaimana pandangan warganet. Ia menyebut peristiwa itu terjadi saat para siswa istirahat belajar.

"Kalau diperhatikan kan itu ndak begini (memeras), sebatas itu saja. Jadi begitulah, tapi tetap kami ingatkan kedua orang tua," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Subhanudin belum bisa mengambil sikap terkait ada tidaknya sanksi untuk siswa tersebut. Meski begitu, ia menyayangkan adanya kejadian tersebut. Menurut Subhanudin, perbuatan siswanya itu tetap tidak bisa dibenarkan meski kondisinya sedang bercanda.

"Sanksi apa yang akan kami berikan, misalnya tetap sekolah tapi tidak melakukan lagi. Atau pindah sekolah lain kalau sudah melampaui batas," ujar Subhanudin.

Sebelumnya, foto yang memperlihatkan seorang siswa meraba payudara teman perempuannya di ruang kelas viral di medsos. Peristiwa itu diketahui terjadi di SMKN 1 Kopang, Lombok Tengah, NTB.

Berdasarkan foto yang beredar, siswa tersebut tampak santai saat berdiri sembari mengulurkan tangan kirinya ke arah area sensitif si perempuan. Sontak, siswi yang tubuhnya diraba itu terlihat kaget.

Foto tersebut diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial. Salah satunya akun Facebook milik @juna_djtv. Unggahan tersebut bahkan mendapatkan ratusan tanggapan dan komentar dari warganet.




(iws/iws)










Hide Ads