detikBali

87 Desa di Lombok Timur Kini Dipimpin Pjs Kades

Terpopuler Koleksi Pilihan

87 Desa di Lombok Timur Kini Dipimpin Pjs Kades


Sanusi Ardi W - detikBali

Pelantikan 87 pejabat sementara (Pjs) kepala desa di Lombok Timur, NTB, Rabu (13/5/2026). (Foto: Sanusi Ardi W/detikBali)
Pelantikan 87 pejabat sementara (Pjs) kepala desa di Lombok Timur, NTB, Rabu (13/5/2026). (Foto: Sanusi Ardi W/detikBali)
Lombok Timur -

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin alias Iron melantik 87 pejabat sementara (Pjs) kepala desa di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Iron meminta puluhan Pjs kades itu untuk melakukan pemutakhiran data dan mengoptimalkan potensi dari masing-masing desa.

"Pemutakhiran data wajib dilakukan. Kita harus memiliki pemahaman yang sama. Saya tidak mau mendengar cerita BPD (Badan Permusyawaratan Desa) lapor terhadap pejabat Kades yang tidak mau mendengar masyarakat," pesan Iron, Rabu (13/5/2026).

Pelantikan 87 Pjs kepala desa itu dilakukan lantaran pejabat sebelumnya telah memasuki akhir masa jabatan. Putusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 100.3.3.2/259/PMD/2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iron meminta puluhan Pjs kepala desa di Lombok Timur yang baru dilantik bekerja dengan baik. Menurutnya, para Pjs kepala desa bisa melakukan inovasi dan optimalisasi sumber daya desa berdasarkan potensi.

ADVERTISEMENT

"Lombok Timur memang luas, tinggal bagaimana mengoptimalkan segala potensi di desa, memberdayakan alam agar lebih bermanfaat," ujar Iron.

"Contohnya di wilayah Ekas yang memiliki potensi alam lautan. Tugas kepala desa Ekas memberdayakan masyarakat membangun karang taruna dan musyawarah agar masyarakat Ekas dapat bersatu mengelola dan menjaga potensi alamnya karena banyak dilirik wisatawan mancanegara," imbuhnya.

Iron berjanji akan memberikan hadiah sepeda motor bagi para kepala desa yang berkinerja baik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, dia berujar, saat ini masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

"Kami menunggu regulasinya. Kalau anggaran, tetap kami siapkan cuma Rp 4 miliar," pungkasnya.




(iws/iws)










Hide Ads