detikBali

347 Siswa SMA/SMK di NTT Tidak Lulus UAS, Disdik Ungkap Penyebabnya

Terpopuler Koleksi Pilihan

347 Siswa SMA/SMK di NTT Tidak Lulus UAS, Disdik Ungkap Penyebabnya


Simon Selly - detikBali

Kepala Disdikbud NTT, Ambrosius Kodo. (Foto: Simon Selly/detikBali)
Kepala Disdikbud NTT, Ambrosius Kodo. (Foto: Simon Selly/detikBali)
Kupang -

Sebanyak 347 siswa jenjang SMA dan SMK di Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan tidak lulus pada Ujian Akhir Sekolah (UAS) 2026. Pengumuman kelulusan telah dilaksanakan pada 4 Mei lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTT Ambrosius Kodo merinci sebanyak 247 dari total 63.456 peserta UAS jenjang SMA di NTT tidak lulus pada UAS tahun ini. Sementara untuk jenjang SMK, dari total 28.894 peserta, sebanyak 100 siswa tidak lulus.

"Dengan demikian total siswa SMA-SMK yang tidak lulus mencapai 347 orang," kata Ambrosius, Rabu (13/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ambrosius menjelaskan ratusan siswa yang tidak lulus tersebut tak hanya karena persoalan akademik. Menurutnya, ada beberapa faktor yang mengakibatkan para siswa itu tidak lulus UAS.

ADVERTISEMENT

"Yang tidak lulus itu karena siswanya tidak bisa ditemui, sudah berangkat ke lain tempat, sakit, dan lain-lain," ujarnya.

Meski begitu, Ambros berujar, tingkat kelulusan UAS SMA maupun SMK di NTT tetap tinggi. Adapun, persentase kelulusan SMA mencapai 99,61 persen.

Sedangkan, persentase kelulusan tingkat SMK mencapai 99,65 persen. "Empat kabupaten/kota mencatat kelulusan 100 persen, yakni Lembata, Nagekeo, Sabu Raijua, Sumba Tengah, Ende, Rote, dan Flores Timur," pungkasnya.



(iws/iws)









Hide Ads