Uskup Labuan Bajo, Monsinyur (Mgr) Maksimus Regus dikukuhkan menjadi guru besar Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng, Jumat (8/5/2026). Pemimpin Gereja Katolik Keuskupan Labuan Bajo itu kini menyandang gelar akademik profesor.
Selain Mgr Maksumus, kampus yang berada di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, itu juga mengukuhkan Sabina Ndiung sebagai guru besar. Kini, Unika Santu Paulus Ruteng memiliki lima orang profesor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka masing-masing menjadi profesor keempat dan kelima di Unika Santu Paulus Ruteng," kata Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Agustinus Manfred Habur, Jumat.
Mgr Maksimus dikukuhkan menjadi guru besar bidang ilmu sosiologi agama dan multikulturalisme. Saat acara pengukuhan, Mgr Maksimus menyampaikan pidato akademik bertajuk 'Meneropong Agama di Era Post-Antroposen: Menuju Kajian Trans-Sosiologis'.
Diketahui, Mgr Maksimus selama ini menjadi pengajar pada program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unika Santu Paulus Ruteng. Sebelum ditahbiskan menjadi Uskup Labuan Bajo pada 1 November 2024, ia sempat menjabat rektor Unika Santu Paulus Ruteng.
Sedangkan, Sabina dikukuhkan menjadi guru besar bidang pembelajaran pendidikan matematika, pendidikan dasar asesmen pendidikan matematika pendidikan dasar. Sabina adalah tenaga pengajar pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unika Santu Paulus Ruteng.