Sebanyak 533 jemaah calon haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 orang di antaranya merupakan jemaah lanjut usia (lansia).
"Jumlah itu termasuk dua petugas haji daerah (PHD), satu pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan 33 kuota khusus lansia," ujar Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, Hasan Manuk, Kamis (7/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasan mengatakan rata-rata lama tunggu calon haji asal NTT sekitar 12-14 tahun. Ia menjelaskan kategori lansia mendapat kuota khusus 33 orang di luar kuota reguler.
"Rata-rata yang daftar ini dari tahun 2014, kurang lebih waktu tunggu 12 tahun," ungkapnya.
Ratusan jemaah itu akan berangkat ke Makkah melalui embarkasi Surabaya pada 12 Mei mendatang. Adapun calon jemaah haji asal NTT akan berangkat ke Surabaya melalui tiga bandara, yakni Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandara Tambolaka, dan Bandara El Tari Kupang.
"Hari ini Lembata sudah masuk di Asrama Haji. Nanti ada dari Alor, Malaka, Rote, Sabu," lanjut Hasan.
Hasan mengungkapkan jemaah haji asal NTT masuk kloter 80 dan 81. Menurutnya, Kementerian Haji dan Umrah telah memastikan keamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
"Kloter pertama itu sampai nomor urut 60-an. Jadi, kita NTT karena kloter 80 dan 81 maka k masuk kategori kedua keberangkatan," ujar Hasan.
(iws/iws)










































