Sapi kurban Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres) Prabowo Subianto di Kabupaten Lombok Barat diperkirakan memiliki bobot mencapai 1,01 ton. Sapi tersebut merupakan jenis simmental cross milik warga di Dusun Menang, Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung.
Kepala Dinas Pertanian Lombok Barat, Lalu Mohammad Hakam, mengatakan dari tiga sapi yang diusulkan pihaknya, hanya satu yang lolos verifikasi. "Dari tiga yang kami usulkan, satu yang lolos verifikasi dengan berat 1,01 ton," ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Hakam menjelaskan bobot sapi kurban pesanan Presiden Prabowo tahun ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 1,26 ton. "Plafon harganya itu Rp 139 juta. Kalau sapi ini belum kami tahu harganya, yang pasti harganya d iatas Rp 100 juta," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku belum mengetahui jadwal distribusi (dropping) sapi kurban tersebut. Penentuan lokasi penyaluran daging kurban sepenuhnya menjadi kewenangan Sekretariat Presiden (Setpres).
"Terkait dengan dropping-nya bukan kewenangan kami, itu pembeli atau Presiden melalui Setpresnya," jelasnya.
Di sisi lain, Hakam menyebut jumlah hewan kurban yang dipotong di Lombok Barat terus mengalami peningkatan sejak tahun 2024.
Untuk tahun 2026, ia memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi surplus bahkan sebagian dikirim ke luar daerah. "Untuk hewan kurban kita di Lombok Barat surplus, bahkan kami yang mengirim ke luar daerah," katanya.
(hsa/hsa)










































