Nelayan yang hilang saat memancing menggunakan ketinting di perairan Loh Kima, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tak ditemukan hingga hari ketujuh pencarian oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan. Operasi SAR terhadap nelayan bernama Muhamad Anwar (51) itu resmi ditutup hari ini.
"Iya, operasi SAR nelayan ditutup," kata Kordinator Pos SAR Labuan Bajo, Arif Rahmadan, Selasa (5/5/2026).
Arif menjelaskan penutupan operasi SAR dilakukan setelah tak ada tanda-tanda korban ditemukan hingga hari ketujuh pencarian. Operasi SAR dapat kembali dilakukan jika di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika di kemudian hari terdapat tanda-tanda korban ditemukan maka operasu SAR dapat dibuka kembali. Seluruh potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," jelas Arif.
Anwar dilaporkan hilang saat memancing menggunakan ketinting di perairan Loh Kima pada Rabu (29/4/2026). Ia berangkat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo dengan lokasi hilang sekitar 16 mil laut dari pelabuhan tersebut.
Pada hari kejadian, tim SAR gabungan menemukan ketinting milik korban dalam kondisi tenggelam di sekitar lokasi.
Anwar diketahui berasal dari Pulau Barrang Caddi, Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Ia berdomisili di Kampung Ujung, Labuan Bajo.
Menurut keluarga, Anwar tidak berencana memancing dalam waktu lama. Namun ia tak kunjung pulang. Keluarga sempat melakukan pencarian, tetapi tidak menemukan korban.
(dpw/dpw)










































