detikBali

Lampu Lalin di Lombok Timur Mati Berminggu-minggu, Pengendara Mengeluh

Terpopuler Koleksi Pilihan

Lampu Lalin di Lombok Timur Mati Berminggu-minggu, Pengendara Mengeluh


Sui Suadnyana, Sanusi Ardi W - detikBali

Lampu lalin mati di simpang empat Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, NTB, Senin (4/5/2026). (Sanusi Ardi W/detikBali)
Foto: Lampu lalin mati di simpang empat Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, NTB, Senin (4/5/2026). (Sanusi Ardi W/detikBali)
Lombok Timur -

Lampu lalu lintas (lalin) di Jalan Raya Masbagik-Labuhan Lombok, tepatnya di simpang empat Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mati selama dua pekan. Pengendara mengeluh karena merasa khawatir ketika melintasi jalan tersebut.

"Sudah dua minggu lampu (traffic light) ini mati," terang Fahmi, salah satu ojek yang sedang mangkal di tempat tersebut, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa membahayakan pengendara. Menurut Fahmi, arus lalu lintas di perempatan ini cukup ramai karena merupakan jalan pariwisata menuju Sembalun dan juga jalur kendaraan ke Pelabuhan Kayangan.

"Biasanya pagi dan sore itu cukup ramai karena ini kan jalan menuju daerah wisata dan juga biasanya dilalui oleh truk-truk besar menuju ke Pelabuhan Kayangan," ucap Fahmi.

ADVERTISEMENT

Deni, pengendara lain, mengaku was-was ketika melewati jalan tersebut. Ia khawatir ketika lampu lalu lintas tidak berfungsi bisa menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

"Agak khawatir juga, kadang para pengendara tidak ada yang mau mengalah ingin saling mendahului. Kalau lampu stopnya mati kan bahaya, bisa saja ini menjadi penyebab kecelakaan," imbuh Deni.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Timur, Muhammad Safwan, mengatakan telah melaporkan kondisi tersebut ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) NTB.

"Sudah kami laporkan ke BPTD, akan kami infokan lagi ke sana," ucap Safwan.




(iws/iws)










Hide Ads