detikBali

Perang AS-Iran Picu Penurunan Turis, PHR Bali Justru Naik

Terpopuler Koleksi Pilihan

Perang AS-Iran Picu Penurunan Turis, PHR Bali Justru Naik


Fabiola Dianira - detikBali

Press Conference Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 di Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Sabtu (30/5/2026).
Foto: Press Conference Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 di Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Sabtu (30/5/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Perang Amerika Serikat (AS) dan Iran menyebabkan penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke Bali hingga 7 sampai 9 persen. Meski demikian, penerimaan pajak hotel dan restoran (PHR) justru mengalami peningkatan.

"Khusus pada bulan Mei, 1 Mei sampai 27 Mei itu turunnya 7%. 7% turunnya agak tinggi," ujar Gubernur Bali Wayan Koster saat konferensi pers Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 di Bali International Convention Centre, The Westin Resort Nusa Dua, Bali pada Jumat (30/5/2026).

Meski demikian, menurutnya tren penurunan mulai membaik dibandingkan April 2026 yang sempat mencatat penurunan hingga 9 persen. "Dibandingkan April sempat mencapai 9%. Sekarang sudah turunnya 7%. Jadi jadi minusnya menurun," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, penerimaan pajak hotel dan restoran (PHR) menunjukkan angka yang berbalik. PHR justru meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Koster menjelaskan, realisasi penerimaan pajak hotel dan restoran hingga 27 Mei 2026 telah mencapai sekitar Rp 2,67 triliun. Ia memperkirakan angka tersebut akan terus meningkat hingga mencapai sekitar Rp 2,9 triliun pada penutupan Mei 2026.

"Hotelnya juga meningkat dari 1,7 menjadi 1,8, restorannya juga meningkat dari Rp 885 miliar menjadi Rp 1 triliun 39 miliar. Klir datanya. Karena ini online system. Sama tiap per kabupaten, Badung naik, yang turun cuma Buleleng sama Klungkung. Yang lain naik semua," jelasnya.

Menurut Koster, data tersebut menunjukkan meski jumlah wisatawan asing menurun, kontribusi sektor pariwisata terhadap penerimaan pajak daerah tetap meningkat.

"Meskipun jumlah wisatawannya turun, wisatawan asingnya ini turun, tapi dampak terhadap pajak hotel restoran enggak turun, naik malah," tandas Ketua DPD PDIP Bali itu.




(hsa/hsa)










Hide Ads