detikBali

Tabrakan Maut Truk Tronton dan Motor di Jalan Timor Raya, 2 Orang Tewas

Terpopuler Koleksi Pilihan

Tabrakan Maut Truk Tronton dan Motor di Jalan Timor Raya, 2 Orang Tewas


Yufengki Bria - detikBali

Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua orang tewas di Jalan Timor Raya, TTS, NTT, Sabtu (30/5/2026) malam.
Foto: Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua orang tewas di Jalan Timor Raya, TTS, NTT, Sabtu (30/5/2026) malam. (Dok. Polres TTS)
Kupang -

Dua pria bernama Petrus Juan Naiheli (22) dan Yenrit Boymau (20), dilaporkan tewas setelah menabrak truk tronton di Jalan Timor Raya, Desa Maunum, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (30/5/2026) malam.

"Benar, ada dua orang meninggal di lokasi. Ini saya langsung turun lokasi," ujar Kasatlantas Polres TTS Iptu I Gusti Komang Astina saat dihubungi detikBali, Sabtu.

Komang menuturkan kecelakaan tersebut bermula saat Petrus membonceng Yenrit menggunakan motor Honda CRF melaju dari arah Soe ke Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiba di lokasi, terdapat jalan menurun sehingga keduanya keluar jalur. Saat bersamaan, truk tronton milik Sindo Expres, itu melaju dari arah Kefamenanu ke Soe, hingga tabrakan pun tak terhindarkan. Truk itu disopiri oleh Yulius Seran (42) asal Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

"Pemotor keluar jalur ke badan jalan bagian kanan dan langsung menabrak mobil tronton yang sedang melaju," tutur Komang.

Dalam kecelakaan tersebut, Komang berujar, Petrus dan Yenrit meninggal di lokasi setelah mengalami luka benturan di sekujur tubuhnya. Selanjutnya, polisi mengevakuasi jenazahnya ke Puskesmas Niki-niki untuk penanganan medis.

"Sementara saya ada di Puskesmas Niki-niki karena masih menunggu keluarga korban untuk datang," terang Komang.

Sedangkan pengemudi tronton tersebut langsung diamankan di Mapolsek Amanuban Tengah. Polisi berencana membuat laporan polisi dan melakukan visum terhadap kedua jenazah tersebut.

"Untuk sementara saya masih buat laporan polisi dan membuat permintaan visum mayat. Selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," pungkas Komang.




(hsa/hsa)










Hide Ads