detikBali

Kemendikdasmen Ungkap 7.387 Guru di NTT Belum Ikut PPG

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kemendikdasmen Ungkap 7.387 Guru di NTT Belum Ikut PPG


Yufengki Bria - detikBali

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, saat Rapat Koordinasi Implementasi Program Kemendikdasmen di Kupang, NTT, Senin (4/5/2026). (Foto: Yufengki Bria/detikBali)
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, saat Rapat Koordinasi Implementasi Program Kemendikdasmen di Kupang, NTT, Senin (4/5/2026). (Foto: Yufengki Bria/detikBali)
Kupang -

Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, membeberkan sebanyak 7.387 guru di Nusa Tenggara Timur (NTT) belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ribuan guru itu tersebar dari tingkat TK hingga SMA/SMK.

"Sesuai data tahun 2025, terdapat 7.387 guru di NTT yang belum mengikuti PPG," ujar Nunuk dalam sambutannya saat Rapat Koordinasi Implementasi Program Kemendikdasmen di Kupang, NTT, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mendorong setiap pemerintah daerah di kota/kabupaten di NTT untuk mendorong guru-guru agar mengikuti PPG," imbuhnya.

PPG merupakan program pembekalan bagi calon guru atau guru aktif agar memiliki kompetensi profesional. Menurut Nunuk, hingga kini masih banyak guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

ADVERTISEMENT

"Sehingga hal tersebut menjadi perhatian serius dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui program kualifikasi akademik S-1," kata Nunuk.

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada Desember 2024 hingga 2025, terdapat 174.520 guru yang belum berkualifikasi ijazah S-1 maupun D-4 di seluruh Indonesia. Kemendikdasmen menargetkan seluruh guru itu bisa menyelesaikan S-1 pada 2029.

"Kemudian hingga 2030 sudah bisa bersertifikat pendidik agar bisa mendapat kesejahteraan," terang Nunuk.

Dalam kesempatan tersebut, Nunuk juga menyinggung jumlah seluruh sekolah di NTT saat ini mencapai 5.837 sekolah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.249 sekolah sudah memiliki kepala sekolah aktif dan sisanya belum memiliki kepala sekolah.

"Pada tahun 2025, ada 203 kepala sekolah yang sudah pensiun. Sehingga kalau total kebutuhan kepala sekolah di NTT mencapai 1.211 orang," imbuhnya.




(iws/iws)











Hide Ads