Benjamin Dehan (30), nelayan yang terjatuh saat memukat ikan di perairan Teluk Kupang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan dalam kondisi tewas siang ini. Jasad Benjamin ditemukan setelah tiga hari operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
"Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, maka hari ini korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, kepada detikBali, Senin (27/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mexianus menjelaskan jasad Benjamin ditemukan beberapa mil dari lokasi awal terjatuh. Menurutnya, operasi pencarian hari ketiga telah dimulai sekitar pukul 07.00 Wita dengan melibatkan berbagai unsur SAR. Selain itu, tim SAR dibagi dalam tiga kelompok untuk memperluas area pencarian.
Jenazah Benjamin, dia berujar, telah dievakuasi menuju Pantai Warna Oesapa. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Bhayangkara (RSB) Kupang untuk penanganan lebih lanjut.
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing," tutur Mexianus.
Sebelumnya, Benjamin dilaporkan hilang saat memukat ikan di perairan Teluk Kupang, Kabupaten Kupang, NTT, pada Sabtu (25/4). Mexianus bersama seorang rekannya semula pergi melaut menggunakan perahu motor sekitar pukul 16.00 Wita pada Jumat (24/4).
Keduanya lantas menurunkan pukat dan melego jangkar. Setelah itu, mereka beristirahat di atas perahu. Namun, Benjamin tak lagi terlihat di atas perahu sekitar pukul 06.00 Wita atau Sabtu pagi.
(iws/iws)










































