detikBali

Pria Asal TTS Ditemukan Tewas Mengapung Di Pantai Oesapa Kupang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria Asal TTS Ditemukan Tewas Mengapung Di Pantai Oesapa Kupang


Yufengki Bria - detikBali

Jenazah pria bernama Siprianus Nenohaefeto (25) saat dievakuai di Pantai Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, Senin (20/4/2026). (Dok. Polsek Kota Lama).
Foto: Jenazah pria bernama Siprianus Nenohaefeto (25) saat dievakuai di Pantai Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, Senin (20/4/2026). (Dok. Polsek Kota Lama).
Kupang -

Pria bernama Siprianus Nenohaefeto (25) ditemukan tewas mengapung di Pantai Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/4/2026) sekitar pukul 07.00 Wita. Siprianus merupakan warga Desa Ofu, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)

"Ya korban ditemukan mengapung di bibir Pantai Wisata Oesapa dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kapolsek Kota Lama AKP Arifin kepada detikBali, Senin.

Arifin menuturkan jenazahnya pertama kali ditemukan oleh dua orang nelayan yakni, Alfons Hale (54) dan Hari Misdai (26). Kedua saksi saat itu hendak pulang melaut dan berlabuh di sekitaran lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat mendekati tepi pantai, Alfons dan Hari melihat sesosok mayat yang sedang terapung dengan posisi tengkurap serta mengenakan celana pendek warna hitam tanpa mengenakan baju.

ADVERTISEMENT

Menurut Arifin, lokasi penemuan Siprianus berjarak sekitar 50 meter dari tepi pantai. Kemudian kedalaman air setinggi lutut orang dan air laut sudah mulai pasang.

Setelah melihat kejadian tersebut, Alfons langsung memberitahukan kepada warga yang berada di sekitar Pantai Oesapa dan melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Oesapa, Aipda Kefas Tafoki.

Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, Polisi mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

"Penyebab kematian korban belum bisa dipastikan karena masih dalam penyelidikan," tutur Arifin.

Namun saat dievakuasi ke darat, kondisi Siprianus mengeluarkan busa dari hidung dan mulut. Selain itu, Di lokasi juga ditemukan satu kaus oblong warna putih, sepasang sendal, dan satu unit handphone (HP) merk Oppo warna ungu yang diduga milik Siprianus.

Setelah dilakukan koordinasi, keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi. "Saat ini jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka di Kecamatan Kolbano, Kabupaten TTS untuk proses pemakaman," pungkas Arifin.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads