Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kota Mataram mengusulkan kenaikan biaya operasional atau uang makan bagi para personel damkar. Usulan peningkatan uang makan itu dilakukan dengan alasan tingginya risiko kerja personel damkar.
Kepala Damkar Mataram, Rudi Suryawan, menuturkan realisasi uang makan personel damkar tahun ini Rp 150 ribu per bulan per orang. Rudi menyebut nominal tersebut tergolong kecil.
"Itu yang sedikit, tapi sangat terasa buat mereka-mereka. Untuk tahun depan kami minta ke Pak Wali Kota mungkin bisa ditingkatkan dari Rp 150 ribu menjadi Rp 300 ribu atau berapa," kata Rudi di Mataram, Selasa (14/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rudi, kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) Damkar Mataram sudah mencukupi. Saat ini, Damkar Mataram memiliki 10 unit kendaraan yang siap beroperasi.
"Sementara untuk APD (alat pelindung diri) seperti untuk mengevakuasi tawon, sudah kita punya semua. Alhamdulillah tahun kemarin pengadaannya cukup," sambung Rudi.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menambah dua armada damkar baru. Nilai dua mobil damkar itu mencapai Rp 3,5 miliar.
Kabid Pengadaan dan Pengendalian Damkar Mataram, Multazam, berharap tambahan dua armada damkar itu dapat memaksimalkan operasional kerja Damkar Mataram ketika menangani kebakaran. Saat ini, total armada milik Damkar Kota Mataram sebanyak 10 kendaraan.
"Besar harapan kedua armada baru ini bisa memberikan ruang pelayanan cepat, tepat dan selamat. Kami akan lebih maksimal dalam hal pencegahan, pemadaman, dan pengendalian," beber Multazam.
(iws/iws)










































