DPRD Lombok Barat menyoroti lambannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat membenahi Terminal Segenter di Kecamatan Lembar yang kian memprihatinkan.
Anggota Komisi I DPRD Lombok Barat Beny Basuki mengatakan kondisi terminal tersebut sudah tidak layak digunakan. Lahan parkir yang masih beralaskan tanah kerap becek saat hujan. Selain itu, sapi milik warga juga sering berkeliaran di area terminal sehingga mengganggu estetika.
"Beberapa kali Pemkab berjanji menangani terminal itu, tetapi tak kunjung direalisasikan sampai saat ini," imbuh politikus Partai Golkar tersebut, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beny menilai kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pengendara di sekitar terminal. Lumpur dari kendaraan yang keluar masuk terminal kerap terbawa ke jalan raya.
"Termasuk pada hari-hari pasaran, karena pasar dekat dengan terminal itu," ujarnya.
Ia mendesak Pemkab Lombok Barat segera melakukan perbaikan. Menurutnya, Terminal Segenter merupakan salah satu wajah daerah bagi sopir dari luar Lombok.
Ia juga mengingatkan perbaikan Terminal Segenter dapat menjadi solusi bagi Pemkab Lombok Barat yang tengah menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kalau sopir lebih nyaman maka banyak yang parkir disana, pemasukan ke daerah pun bisa optimal," tegasnya.
Seorang sopir truk, Komaruddin, mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi Terminal Segenter yang semakin memprihatinkan. Terminal yang becek dan berlumpur membuatnya kesulitan memarkir kendaraan.
Meski demikian, Komaruddin mengatakan tetap menggunakan terminal tersebut karena tidak ada pilihan lain. Selain tarifnya murah, keamanan juga relatif terjaga.
"Kondisinya sangat kurang baik, kami ingin ini diperbaiki agar tambah banyak teman-teman (sopir) yang mau parkir di sini," keluhnya.
Komaruddin berharap Terminal Segenter segera diperbaiki. Ia meminta fasilitas pendukung seperti toilet, kamar mandi, hingga tempat istirahat ditambahkan.
(dpw/dpw)










































