detikBali

Obor Perdamaian Paskah 2026 Dikirim ke Titik Nol RI-Australia

Terpopuler Koleksi Pilihan

Obor Perdamaian Paskah 2026 Dikirim ke Titik Nol RI-Australia


Simon Selly - detikBali

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas peserta Festival Pawai Paskah 2026, di Kupang, NTT, Senin (6/4/2026).
Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas peserta Festival Pawai Paskah 2026, di Kupang, NTT, Senin (6/4/2026). (Foto: Simon Selly/detikBali)
Kupang -

Obor perdamaian yang dinyalakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Festival Pawai Paskah 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dibawa hingga ke Titik Nol Indonesia-Australia di Kabupaten Rote Ndao.

Usai prosesi pawai Paskah 2026 di Kota Kupang, obor tersebut disiapkan untuk dikirim ke wilayah perbatasan sebagai simbol pesan damai dari NTT untuk Indonesia dan dunia.

Ketua Panitia Pawai Paskah 2026, Simson Polin mengatakan, obor akan dibawa ke Titik 0 Indonesia-Australia sebagai simbol pesan damai dari NTT untuk Indonesia dan dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Obor ini sebagai simbol perdamaian juga untuk perang di Timur Tengah. Kita mau pertikaian dan peperangan ini diakhiri. Karena apa pun itu tetap akan ada yang dikorbankan baik itu korban jiwa maupun harta benda," kata Simson, Rabu (8/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, pesan damai ini merupakan bentuk nyata dari NTT untuk Indonesia hingga dunia.

"Pesan damai ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Indonesia dan dunia, serta mengakhiri pertikaian dan peperangan di berbagai belahan dunia," ujarnya.

Simson juga mengapresiasi kehadiran Gibran Rakabuming Raka saat perayaan yang berlangsung di Kota Kupang. Dalam festival tersebut, obor perdamaian dinyalakan oleh Gibran sebagai simbol perdamaian.

"Obor ini akan dibawa ke Rote pada 9 April 2026 dan diserahkan kepada pemerintah setempat pada 10 April 2026." lanjut dia.

Sebelumnya, obor perdamaian itu dinyalakan oleh Gibran Rakabuming Raka saat membuka prosesi Festival Pawai Paskah 2026 di Kupang, NTT.

Obor tersebut menjadi simbol perdamaian di tengah konflik yang kini terjadi di berbagai belahan dunia.




(dpw/dpw)










Hide Ads
LIVE