detikBali

24 Siswa hingga Bumil di Bima Diduga Keracunan MBG, Alami Mual dan Mencret

Terpopuler Koleksi Pilihan

24 Siswa hingga Bumil di Bima Diduga Keracunan MBG, Alami Mual dan Mencret


Rafiin - detikBali

Pasien keracunan yang dirawat di Puskesmas Wera, Kabupaten Bima, NTB pada Sabtu (4/4/2026) malam. (Istimewa)
Foto: Pasien keracunan yang dirawat di Puskesmas Wera, Kabupaten Bima, NTB pada Sabtu (4/4/2026) malam. (Istimewa)
Bima -

Puluhan siswa, balita dan lansia, termasuk ibu hamil di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilarikan ke puskesmas karena mengalami muntah dan mencret. Diduga mereka keracunan seusai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Iya betul," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Wera, Siti Rahma dikonfirmasi detikBali, pada Minggu (5/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siti mengaku puluhan pasien tersebut masuk di Puskesmas Wera mulai Sabtu (4/4/2026) sore. Keluhan awal yang dirasakan yakni mual, muntah, hingga mencret.

"Jumlahnya kurang lebih 24 orang. Mereka terdiri dari anak-anak, balita, lansia hingga ibu hamil (bumil)," katanya.

ADVERTISEMENT

Hingga Minggu pagi, lanjut Siti kondisi mereka sebagian besar sudah berlangsung membaik dan pulih. Mereka sudah diberikan tindakan medis dan pemasangan infus.

"Alhamdulillah kondisinya sudah aman untuk pagi ini," ujar Siti.

Meski begitu, Siti belum bisa menjelaskan detail pemicu dan penyebab puluhan orang keracunan itu. Pasalnya hingga kini tim medis masih melakukan pemeriksaan dan pendataan di lapangan.

"Belum bisa dipastikan keracunan karena apa. Kami sudah ambil sampel untuk diperiksa dan diuji," Aku Siti.

Informasi yang dihimpun detikBali, puluhan pasien yang dilarikan ke Puskesmas Wera itu diduga keracunan seusai menyantap menu MBG yang dibagikan pada Sabtu (4/4/2026).

Rata-rata penerima manfaat MBG mulai dari siswa, balita, lansia dan ibu hamil merasakan beberapa keluhan. Seperti lemas, keringat panas dingin, mual muntah, hingga mencret.

Selain dirawat di Puskesmas Wera, sebagian juga dirawat jalan serta diinfus di rumahnya masing-masing. Pasalnya kamar atau ruangan di Puskesmas Wera dipenuh pasien keracunan.




(nor/nor)










Hide Ads