Ribuan warga tumpah ruah memadati Jalan Pejanggik, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (18/3/2026). Mereka menyaksikan pawai ogoh-ogoh yang diikuti ratusan peserta dari Kota Mataram dan sekitarnya.
Pantauan detikBali, tak hanya warga Kota Mataram dan kabupaten sekitar, wisatawan domestik maupun wisatawan asing juga turut menyaksikan pawai ogoh-ogoh jelang Nyepi di sepanjang Jalan Pejanggik.
"Tahun ini ramai banget, ogoh-ogohnya juga keren-keren semua, makin variatif," kata Rosa, salah seorang warga Mataram, saat dijumpai di pawai ogoh-ogoh, Rabu (18/3/2026) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wayan Budiasih, salah seorang warga Mataram sengaja datang menonton ogoh-ogoh di sepanjang Jalan Pejanggik sebagai bentuk memeriahkan pawai ogoh-ogoh jelang Nyepi.
"Saya datang dari jam 10, dimana-mana macet. Jadi datang agak pagian. Saya sudah bawa perlengkapan buat nonton ogoh-ogoh, mulai dari minuman, cemilan, air, topi, masker dan kacamata," ujar Budiasih.
Tak hanya warga Mataram saja, Wawan warga Lombok Tengah juga sengaja hadir di Jalan Pejanggik untuk menyaksikan pawai ogoh-ogoh.
"Keren-keren semua ogoh-ogohnya. Apalagi ogoh-ogoh juara 1, 2, dan 3. Seni banget yang juara-juara ini," terang Wawan.
Davi, remaja asal Pagutan mengaku datang jauh-jauh dari Pagutan, Mataram untuk menyaksikan ratusan ogoh-ogoh di sepanjang Jalan Pejanggik.
"Saya pakai sepeda sama teman-teman. Pingin lihat ogoh-ogoh," kata remaja 12 tahun tersebut.
Sebagai informasi, tiga ogoh-ogoh yang masuk tiga besar berasal dari beberapa wilayah, di antaranya, juara I berasal dari Kekurahan Cakra Timur, juara II dari Turida, dan juara III dari STT Gajah Mada, Pagesangan.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal berharap kegiatan pawai ogoh-ogoh kali ini bisa meningkatkan spiritualitas bagi umat Hindu.
"Saya kagum dengan pawai ogoh-ogoh ini, saya bisa merasakan umat Hindu yang ada di NTB, khususnya di Kota Mataram benar-benar bisa mengekspresikan seni ogoh-ogohnya, semua betul-betul dipersiapkan dengan baik," kata Iqbal saat diwawancarai seusai membuka pawai ogoh-ogoh.
Mantan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki itu mengucapkan selamat Nyepi bagi masyarakat yang merayakan.
"Saya ucapkan selamat melaksanakan ogoh-ogoh, selamat tahun baru Saka Nyepi. Semoga semuanya berjalan dengan baik, dan saya juga ucapkan selamat Idul Fitri untuk umat Islam yang dua hari lagi merayakan Lebaran Idul Fitri," tuturnya.
"Hari ini kita akan membuktikan kepada masyarakat nasional dan dunia, bahwa kita masyarakat NTB paham bagaimana bertoleransi. Kita akan tunjukkan kepada dunia bagaimana saling menghormati," sambungnya.
Senada dengan Iqbal, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana juga berharap perayaan pawai ogoh-ogoh, yang melibatkan sekitar 105 ogoh-ogoh dari Kota Mataram dan sekitarnya bisa berjalan damai dan sukses tanpa gangguan.
"Saya ucapkan terimakasih karena kegiatan ini berjalan dengan tertib, saya harapkan setelah kegiatan ini selesai, teman-teman kita pulang, istirahat karena besok akan melewati penyepian. Semoga bisa tertib semuanya," kata Mohan.