detikBali

Hujan Deras 3 Hari, Jalan di Sekotong Putus Akibat Diterjang Longsor

Terpopuler Koleksi Pilihan

Hujan Deras 3 Hari, Jalan di Sekotong Putus Akibat Diterjang Longsor


Sui Suadnyana, M Zahiruddin - detikBali

Jalan penghubung Desa Taman Baru dengan Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, putus diterjang longsor, Rabu (25/2/2026). (Istimewa)
Foto: Jalan penghubung Desa Taman Baru dengan Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, putus diterjang longsor, Rabu (25/2/2026). (Istimewa)
Lombok Barat -

Jalan kabupaten penghubung Desa Taman Baru dengan Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, putus total akibat diterjang longsor, Rabu (25/2/2026). Longsor tersebut dipicu besarnya air kiriman dari daerah perbukitan. Air besar dari perbukitan muncul akibat hujan deras kurang lebih tiga hari terakhir.

"Betul gara-gara hujan kemarin itu," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, kepada detikBali, Rabu (25/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalan tersebut kerap dilanda longsor ketika hujan deras mengguyur. Namun, kondisi sekarang terbilang paling parah, yakni sampai membuat akses warga menggunakan roda dua dan empat terputus.

Jalan tersebut kini ditutup sementara dan dilakukan pengawasan agar warga tidak nekat melewatinya secara sembarangan. Akibatnya, warga yang hendak menuju Gerung maupun Kota Mataram harus menempuh jalur alternatif yang sangat jauh, bahkan sampai memutar melalui Lombok Tengah.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi, mengatakan jalan tersebut akan ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat terlebih dahulu.

Penanganan awal tersebut bersifat semi permanen untuk membuka kembali akses warga. Setelah itu, tim PUPRKP Lombok Barat akan membangun secara permanen.

"Sekarang akan ditangani melalui tanggap darurat oleh BPBD berupa penanganan semi permanen untuk mempercepat terbukanya akses warga. Setelah itu, baru kami bangun permanen, jelas Ratnawi.




(iws/iws)










Hide Ads