Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusulkan kawasan ITDC di Golo Mori, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, menjadi salah satu destinasi alternatif melihat komodo jika Taman Nasional Komodo ditutup. Kawasan itu direkomendasikan karena komodo yang ada di Cagar Alam (CA) Wae Wuul tidak dibuka untuk kunjungan wisatawan.
Kepala Bidang Teknis KSDA BBKSDA NTT, Dadang Suryana, mengungkapkan sejumlah wisatawan ingin melihat komodo di CA Wae Wuul saat TN Komodo ditutup akibat cuaca buruk. Namun, hal itu tidak dimungkinkan karena cagar alam bukan tempat wisata.
"Ketika ditanya dapatkah wisatawan melihat komodo di Cagar Alam Wae Wuul? Jawabnya cagar alam tidak untuk wisata. Jadi, Cagar Lama Wae Wuul tidak bisa untuk wisata," tegas Dadang di Labuan Bajo, Rabu (18/2/2026) sore.
CA Wae Wuul terletak di Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo. CA Wae Wuul dan sekitarnya merupakan habitat komodo di luar kawasan TN Komodo. Aturan tersebut juga berlaku untuk cagar alam lain di Flores yang menjadi habitat komodo, yakni CA Riung dan CA Wolotodha di Kabupaten Ngada.
Hal itu disampaikan Dadang dalam Rapat Koordinasi Multistakeholder Keselamatan Pariwisata di Labuan Bajo. Pertemuan itu digelar Badan Peduli Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitar Manggarai Barat.
Dadang mengakui ada orang yang masuk ke kawasan CA Wae Wuul untuk melihat komodo saat TN Komodo ditutup. Menurutnya, mereka datang tanpa sepengetahuan petugas lalu mengunggah momen itu ke media sosial.
Simak Video "Video: Kuota 1000 Wisatawan Perhari Ditolak Pelaku Wisata di Labuan Bajo"
(iws/iws)