detikBali

Pembangunan Kopdes Merah Putih di Manggarai Barat Terkendala Jaringan Internet

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pembangunan Kopdes Merah Putih di Manggarai Barat Terkendala Jaringan Internet


Ambrosius Ardin - detikBali

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Kabupaten Manggarai Barat Theresia Primadona Asmon.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Manggarai Barat Theresia Primadona Asmon. (Foto: Ambrosius Ardin/detik Bali)
Manggarai Barat -

Puluhan desa dan kelurahan di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum bisa memulai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kendala utama yang dihadapi adalah lokasi lahan yang belum memenuhi syarat, salah satunya tidak memiliki akses jaringan internet.

Selain keterbatasan jaringan internet, sejumlah lokasi KDMP juga sulit diakses dari jalan utama. Kondisi lahan yang tidak rata turut menjadi hambatan sehingga memerlukan pekerjaan perataan dan penimbunan tanah.

"Iya, karena lokasi (KDMP) di desa, tidak semua dengan akses yang mudah dari jalan utama, ketersediaan internet, dan kebanyakan lahannya tidak rata, jadi harus ada cut and fill (lahan diratakan dan timbun tanah)," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Manggarai Barat, Theresia Primadona Asmon, Senin (26/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

22 Desa Masih Terkendala Lahan

Theresia Primadona Asmon menyebutkan terdapat 22 desa di Manggarai Barat yang hingga kini masih terkendala ketersediaan lahan untuk pembangunan KDMP. Perempuan yang disapa Ney Asmon ini menjelaskan penentuan lahan KDMP dilakukan berdasarkan survei PT Agrinas dengan TNI sebagai mitra.

ADVERTISEMENT

Sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) Nomor 100.3.1.3/8944/SJ Tahun 2025, kata Ney Asmon, lahan KDMP harus berada di lokasi strategis. "Yakni akses mudah, jalan memadai, dekat fasilitas publik lainnya, listrik air jaringan internet tersedia, mudah dijangkau oleh berbagai transportasi, dan lahan siap dibangun tidak ada pekerjaan cut and fill," jelas Ney Asmon.

Tunggu Arahan Lanjutan

Pemerintah daerah masih menunggu arahan lebih lanjut apabila banyak lahan yang tidak memenuhi syarat pembangunan KDMP. "Kita masih menunggu mungkin ada arahan atau kebijakan lainnya nanti jika banyak lahan yang tidak memenuhi syarat baik dari luasan maupun syarat teknis lainnya," ujar Ney Asmon.

"Kemarin sudah rapat khusus bersama 22 desa ini dengan Satgas Kabupaten, diminta mendata potensi lahan lainnya selain aset desa," lanjut dia.

Ney Asmon menambahkan, hingga pekan lalu, sebanyak 26 desa telah memulai pembangunan KDMP dari total 169 desa dan kelurahan di Manggarai Barat. Desa lainnya masih dalam proses persiapan.

"Jadi yang bangun duluan sudah memenuhi syarat," tandas Ney Asmon.




(dpw/dpw)










Hide Ads