detikBali

Gaji Dosen 3 Bulan Nunggak, Rektor Unswa Bima Pasang Badan dan Siap Mundur

Terpopuler Koleksi Pilihan

Gaji Dosen 3 Bulan Nunggak, Rektor Unswa Bima Pasang Badan dan Siap Mundur


Rafiin - detikBali

Universitas Nggusuwaru (Unswa) Bima. (Dok. https://unswa.ac.id/)
Foto: Universitas Nggusuwaru (Unswa) Bima. (Dok. https://unswa.ac.id/)
Bima -

Rektor Universitas Nggusuwaru (Unswa) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Tasrif, buka suara terkait polemik dosen dan tenaga pendidik (tendik) yang tak digaji selama tiga bulan. Ia berjanji akan segera menyurati yayasan kampus.

"Terkait tuntutan para dosen dan tendik, segera kami sampaikan resmi, baik lisan dan tertulis ke yayasan kampus," ucap Tasrif kepada detikBali, Kamis (22/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tasrif menyebut pihak rektorat telah meminta waktu kepada para dosen dan tendik agar diberi kesempatan membahas persoalan ini dengan pihak yayasan serta mencari solusi terbaik.

"Kalau dalam dua hari ke depan tidak ada perubahan, kami dari jajaran Rektorat siap mundur dari jabatan," tegas Tasrif.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan sejak Mei 2025 hingga Januari 2026, jajaran rektorat tidak memegang uang maupun mengelola keuangan kampus. Seluruh pengelolaan keuangan diatur dan diurus pihak yayasan kampus.

"Jajaran rektorat tidak tahu menahu masalah keuangan. Yang mengelola keuangan Unswa adalah yayasan," imbuh dia.

Diberitakan sebelumnya, puluhan dosen yang tergabung dalam Aliansi Dosen Universitas Unswa Bima menggelar aksi mogok mengajar. Para dosen juga menyegel kampus sebagai bentuk protes lantaran gaji mereka tidak dibayarkan selama tiga bulan.

"Ruangan kampus, rektorat, hingga yayasan sudah disegel semua," ujar Koordinator Aliansi Dosen Unswa, Israfil kepada detikBali, Rabu (21/1/2026).

Israfil menuturkan dosen yang tergabung dalam aliansi sudah mogok mengajar sejak Senin (19/1/2026) sebelum akhirnya menyegel kampus hari ini. Menurutnya, aksi mogok mengajar tersebut dilakukan hingga waktu yang tak ditentukan.

"Penyegelan kampus dibuka dan kami kembali mengajar jika tuntutan dipenuhi semua oleh yayasan dan rektorat Unswa Bima," ujar Israfil

"Tiga bulan kami tak digaji. Jumlah dosen ada 128 orang, di luar tenaga didik 50 orang. Rincian gaji dan honorarium lainnya berlalu banyak," imbuhnya.

Selain menuntut gaji, Aliansi Dosen Unswa juga mendesak rektor dan Ketua Yayasan YPIP Bima yang menaungi kampus tersebut untuk segera mengundurkan diri. Kemudian, mereka juga meminta tata kelola Unswa agar lebih transparan dan akuntabel.

"Kami harapkan seluruh pihak terkait agar dapat menindaklanjuti aspirasi ini dengan bijaksana dan bertanggung jawab untuk kemajuan Unswa Bima," harapnya.




(nor/nor)











Hide Ads