detikBali

Penyeberangan Lembata-Flores Timur Ditutup karena Cuaca Ekstrem

Terpopuler Koleksi Pilihan

Penyeberangan Lembata-Flores Timur Ditutup karena Cuaca Ekstrem


Yurgo Purab - detikBali

Pelabuhan Larantuka
Foto: Pelabuhan Larantuka. (Zona Flores)
Flores Timur -

Pelayaran kapal laut dari Kabupaten Lembata ke Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup hari ini, Kamis (22/1/2026). Kepala Syabandar Lewoleba, Agustinus Suprijanto, mengatakan penutupan dilakukan karena cuaca ekstrem yang membahayakan penyeberangan.

"Untuk Lembata-Larantuka (Flores Timur) hari tidak ada pelayaran," ujar Agustinus, dikonfirmasi detikBali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus, sapannya, mengatakan kapal yang biasa melayani pelayaran ke kota Larantuka, Flores Timur, dan dua pulau di Kabupaten Flores Timur juga tidak bisa melayani pergerakan penumpang dan barang ke wilayah tersebut.

"Lembata-Solor tidak ada. Lembata-Adonara melalui Pelabuhan Boleng sekali pelayanan tadi pagi," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Sementara, pelayaran dari Kabupaten Flores Timur memberlakukan sistem buka tutup, tergantung keadaan cuaca hari bersangkutan.

Pelaksana Harian Kantor UPP Kelas II Larantuka, Sailudin Magung mengatakan pelayaran ke Lembata dan beberapa pelabuhan di wilayah Kabupaten Flores Timur buka tutup tergantung keadaan cuaca dan gelombang.

"Pelabuhan Menanga-Solor, Boleng-Adonara dan Waiwerang-Adonara, pukul 08.00 Wita sampai 12.00 Wita keadaan gelombang tidak tinggi, juga ke Lembata. Kita minta kiriman video (saat kapal berangkat) dokumentasi lalu dipantau," ujar Sailudin saat dikonfirmasi detikBali, Kamis.

Sailudin mengatakan selain kapal penumpang, kapal BBM juga tetap beroperasi sambil memperhatikan kondisi cuaca di lapangan saat berlayar.

"Cuaca baik, aman. Kapal Sinar jam 10.00 Wita diberangkatkan ke Lewoleba-Lembata," tandasnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads