Angin puting beliung menerjang Desa Kaohua, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (21/1/2026) pukul 13.00 Wita. Akibatnya, rumah warga bernama Mone Hasan roboh.
Kepala Desa Kaohua, Saleh Wahid, mengatakan angin puting beliung tersebut merusak rumah janda itu secara tiba-tiba. Beruntung, korban sempat menyelamatkan diri sebelum bangunan roboh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Mone Hasan) sudah selamatkan diri. Sebelumnya mama Mone dengar ada bunyi kayak ada yang patah di sekitar tiang rumah, akhirnya mama Mone khawatir dan keluar pergi kerumah tetangga," ujar Saleh kepada detikBali, Rabu.
Sekitar 30 menit kemudian, lanjut Saleh, bagian tengah rumah patah dan roboh. Kondisi rumah yang sebagian masih berdinding tembok memperparah kerusakan akibat terjangan angin kencang.
"Angin kencang sejak hari Senin (19/1/2026) kemarin. Sementara rumah yang roboh itu tadi siang," imbuhnya.
Saat ini, Mone Hasan terpaksa mengungsi dan tinggal sementara di rumah kerabatnya. Selain bangunan rumah, sejumlah barang ikut rusak, di antaranya peralatan dapur, wadah air minum, serta dua unit tempat tidur.
Pantauan detikBali, cuaca buruk berupa angin kencang disertai hujan sedang hingga lebat juga melanda Kabupaten Flores Timur pada Rabu. Hembusan angin tampak cukup kuat hingga menggoyang pepohonan. Warga memilih tetap bertahan di dalam rumah untuk menghindari risiko cuaca ekstrem.
(nor/nor)










































