detikBali
Internasional

Tragis Ali Khamenei, Putri, hingga Cucu Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Tragis Ali Khamenei, Putri, hingga Cucu Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran


Yogi Ernes - detikBali

Demonstrators hold pictures of Irans Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei during an anti-Israeli protest, following the Israeli strikes in Iran, near the Israeli Consulate in Istanbul, Turkey, June 16, 2025. REUTERS/Dilara Senkaya
Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. (Foto: REUTERS/Dilara Senkaya)
Denpasar -

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dinyatakan tewas dalam serangan tentara Israel dan Amerika Serikat (AS) di Teheran. Tak hanya itu, putri hingga cucu Khamenei juga dilaporkan tewas secara tragis dalam serangan besar-besaran Israel dan AS di Iran.

"Setelah menjalin kontak dengan sumber-sumber yang mengetahui informasi di lingkungan keluarga Pemimpin Tertinggi, berita tentang kemartiran putri, menantu, dan cucu dari Pemimpin Revolusioner sayangnya telah dikonfirmasi," demikian laporan kantor berita Iran, Fars, Minggu (1/3/2026), dikutip dari detikNews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media Iran melaporkan Khamenei tewas saat berada di kantornya. Pemerintah Iran sendiri telah mengumumkan 40 hari berkabung nasional atas kematian Khamenei tersebut. Pemerintah juga mengumumkan tujuh hari libur nasional.

"Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid," demikian laporan stasiun penyiaran negara IRIB. Belum ada detail seputar pembunuhan Khamenei dan anggota keluarganya itu.

ADVERTISEMENT

Serangan gabungan AS dan Israel di Iran terjadi pada Sabtu (28/2). Iran sempat membalas dengan menembakkan rudal ke Israel dan negara-negara Arab yang menampung pasukan AS seperti Qatar, UEA, Bahrain dan Kuwait.

Kubu AS dan Israel sebelumnya menyatakan Khamenei tewas dalam serangan di Teheran. Tentara Israel dan AS disebut menjatuhkan 30 bom ke kompleks kediaman Khamenei. Netanyahu menyebut Khamenei sebagai seorang diktator.

"Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, sambil bekerja tanpa lelah dan tanpa henti pada rencana untuk menghancurkan Israel," ujar Netanyahu.

"Rencana itu sudah tidak ada lagi -- dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi," imbuhnya.

Presiden AS Donald Trump setali tiga uang. Trump mengumumkan kematian Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran.

"Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," kata Trump di jaringan media Social Truth miliknya.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)











Hide Ads