Seorang Honorer Memar di Wajah Saat Demo Ricuh di Kantor Bupati Dompu

Faruk - detikBali
Selasa, 20 Jan 2026 19:57 WIB
Aksi ratusan pegawai honorer di depan kantor Bupati Dompu, Selasa (20/1/2026). Foto: Faruk/detikBali
Dompu -

Seorang tenaga honorer terluka akibat kericuhan saat demonstrasi honorer non-database Badan Kepegawaian Negara (BKN) di kantor Bupati Dompu berlangsung ricuh, Selasa (20/1/2026). Korban terluka memar di wajah akibat terkena pukulan dari orang yang bukan massa aksi.

"Satu orang anggota kami terluka di wajahnya. Tadi dipukul oleh orang yang bukan anggota massa kami," kata koordinator aksi, Tamrin, Selasa (20/1/2026) sore di Polres Dompu.

Menurut Tamrin, pelaku pemukulan diduga merupakan pihak luar yang tidak terafiliasi dengan Pemerintah Kabupaten Dompu maupun peserta demonstrasi.

Aksi pemukulan terjadi ketika massa sudah berhasil masuk ke dalam area kantor Bupati Dompu. Saat itu, massa aksi sedang berjalan menuju teras kantor bupati untuk melakukan orasi dengan meminta Bupati Dompu Bambang Firdaus untuk bertemu dengan massa.

Belum sampai di teras, tiba-tiba terjadi pemukulan yang dilakukan oleh orang yang memakai baju biasa (bukan baju pegawai). "Ada tadi orang yang memakai baju biru yang pukul. Anggota kami mengalami memar di wajahnya akibat dipukul," jelasnya.

Tamrin memastikan akan melaporkan kejadian pemukulan tersebut secara resmi ke Polres Dompu. Ia juga menyebut massa aksi berencana kembali menggelar demonstrasi pada Rabu (21/1/2026) karena tuntutan mereka belum sepenuhnya ditanggapi oleh Pemerintah Kabupaten Dompu.

"Sore ini kami melapor ke Polres Dompu atas aksi pemukulan tadi, orangnya sudah kami tandai dan ada videonya. Kami juga akan kembali melakukan aksi besok karena tuntutan kami belum dipenuhi," ujarnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi ratusan honorer non-database Badan Kepegawaian Negara (BKN) di kantor Bupati Dompu berlangsung ricuh, Selasa. Mereka melakukan aksi menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Pantauan detikBali, awalnya aksi berlangsung damai. Para honorer melakukan orasi secara bergantian menyuarakan isi hati mereka. Dalam orasinya, mereka meminta untuk bertemu dengan Bupati Dompu, Bambang Firdaus.

Setelah beberapa saat berorasi, massa aksi mulai berusaha masuk dengan mencoba mendobrak pintu gerbang yang telah ditutup oleh Satpol PP yang bertugas mengamankan aksi.



Simak Video "Video: Delpedro dkk Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Penghasutan Demo Ricuh "

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB