detikBali

Bupati Ancam Usir Pedagang Kuliner Seafood Kampung Ujung Labuan Bajo

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bupati Ancam Usir Pedagang Kuliner Seafood Kampung Ujung Labuan Bajo


Ambrosius Ardin - detikBali

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, saat diwawancarai di Aula Bandara El Tari Kupang, Senin (15/12/2025). (Simon Selly/detikBali)
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, saat diwawancarai di Aula Bandara El Tari Kupang, Senin (15/12/2025). (Simon Selly/detikBali)
Manggarai Barat -

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengancam akan mengusir pelaku UMKM di pusat kuliner seafood Kampung Ujung, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah itu diambil karena aktivitas sejumlah pedagang dinilai merusak citra pariwisata daerah tersebut.

Edi Endi meminta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM untuk segera melakukan evaluasi terhadap seluruh pelaku UMKM di pusat kuliner seafood Kampung Ujung.

"Saya perintahkan untuk mengevaluasi seluruh pelaku UMKM di Kampung Ujung. Pelaku UMKM yang hanya memperburuk citra pariwisata, tutup," tegas Edi Endi dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edi Endi menegaskan, para pelaku UMKM di Kampung Ujung harus diatur dan ditertibkan. Jika tidak bisa diatur, kata dia, maka usaha tersebut harus ditutup.

ADVERTISEMENT

"Kalau masih tidak bisa diatur para pelaku yang ada di Kampung Ujung itu, tutup. Kalau tidak bisa diatur, mereka tidak ada data harga dan sebagainya, tutup," tegas Edi Endi.

Sorotan soal Kebersihan dan Harga

Diketahui, terdapat puluhan UMKM di pusat kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo. Pusat kuliner seafood terbesar di Labuan Bajo itu kerap mendapat sorotan, mulai dari persoalan kebersihan hingga dugaan praktik getok harga makanan.

Edi Endi mengatakan, banyak UMKM di Labuan Bajo justru menjadi masalah karena tidak menjaga kebersihan dan tidak mencantumkan daftar harga. Kondisi itu, menurut dia, memperburuk citra destinasi pariwisata superprioritas Labuan Bajo.

"Kita selalu omong UMKM, justru memperburuk citra, untuk apa dipertahankan? Kebersihan tidak bisa dijaga dan lain sebagainya. Selalu kita mengurus masalah yang sama dari tahun ke tahun," kata Edi Endi.




(dpw/dpw)










Hide Ads