Pencarian Pelatih Valencia dan Anaknya Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Pelatih Valencia dan Anaknya Diperpanjang 3 Hari

Ambrosius Ardin - detikBali
Kamis, 01 Jan 2026 20:09 WIB
Pencarian Pelatih Valencia dan Anaknya Diperpanjang 3 Hari
Keluarga korban berbincang dengan seorang penyelam yang terlibat dalam pencarian korban di Selat Pulau Padar, Kamis (1/1/2026). (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Tiga korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum ditemukan hingga hari ketujuh pencarian, Kamis (1/1/2026). Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi memperpanjang operasi pencarian terhadap tiga wisatawan asal Spanyol tersebut.

Perpanjangan operasi SAR dilakukan selama tiga hari ke depan, mulai 2 hingga 4 Januari 2026. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR gabungan di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Kamis malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan hasil evaluasi, Tim SAR gabungan akan melanjutkan dan memaksimalkan upaya pencarian selama tiga hari ke depan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman.

Ia menjelaskan, perpanjangan operasi SAR juga mempertimbangkan permintaan Duta Besar Spanyol melalui surat tertulis kepada Basarnas pada 31 Desember 2025. Permintaan serupa juga disampaikan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo.

ADVERTISEMENT

Sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, kata Fathur, operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut. Namun, operasi dapat diperpanjang apabila masih terdapat tanda-tanda atau peluang ditemukannya korban.

"Kami tetap optimistis kerja keras seluruh unsur Tim SAR gabungan dapat membuahkan hasil dalam masa perpanjangan operasi SAR ini," ujar Fathur.

Pada hari ketujuh pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan 13 kapal untuk melakukan penyisiran di area pencarian. Selain itu, peralatan sonar dan hidronav milik Polairud Polda NTT turut dikerahkan. Namun hingga evaluasi dilakukan, hasil pencarian masih nihil.

"Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Jumat, 2 Januari 2026, dengan memasuki hari kedelapan pencarian," kata Fathur.

Keluarga Korban Turun ke Lokasi

Keluarga korban dari Spanyol turut bergabung bersama Tim SAR gabungan dalam upaya pencarian di Selat Pulau Padar, Kamis (1/1/2026). Mereka diajak melihat langsung titik tenggelamnya kapal pada malam 26 Desember 2025 menggunakan speedboat milik Polri.

Di lokasi tersebut, keluarga menyaksikan kondisi arus dan gelombang yang berubah-ubah. Arus deras dan gelombang tinggi terlihat muncul dan menghilang di sejumlah titik, meski di beberapa lokasi perairan tampak relatif tenang.

"Di sini (selat Pulau Padar) ada anomali cuaca. Sebelumnya perairan tidak bergelombang tiba-tiba kita menemukan bertemu dengan gelombang," kata Ketua DPC Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, yang mendampingi keluarga korban.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto menjelaskan, berdasarkan prakiraan cuaca kemaritiman BMKG, ketinggian gelombang di perairan Taman Nasional Komodo siang itu sekitar 0,5 meter atau kategori rendah. Namun di titik-titik tertentu Selat Pulau Padar, gelombang terlihat lebih tinggi dari prakiraan.

"Prakiraan cuaca kemaritiman BMKG siang ini di Taman Nasional Komodo 0,5 meter," ujar Stephanus.

Hingga pencarian dihentikan sementara dan rombongan kembali ke Labuan Bajo pada sore hari, tiga korban belum ditemukan. Ketiga korban adalah pelatih Tim B Sepakbola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, bersama dua anak laki-lakinya.

Keluarga yang ikut dalam pencarian terdiri dari kakak dan paman istri korban serta Wakil Duta Besar Spanyol, Fernando. Sementara istri korban tidak ikut karena mengantar jenazah putri mereka yang dipindahkan dari RSUD Komodo Labuan Bajo ke Bali.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah di Pelukan Gubernur NTT"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads