Dua pengendara warga negara (WN) asal Rumania adu jangkrik dengan dump truk di Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (2/9/2023) sekitar pukul 07.30 Wita.
Kasatlantas Polres Lombok Barat AKP Agus Rachman mengatakan kecelakaan tersebut mengakibatkan satu bule laki-laki berinisial AB (19) meninggal dunia.
"Korban menggunakan sepeda motor Honda PCX bertabrakan dengan dump truck Mitsubishi. Satu rekannya berinisial NL (33) alami patah kaki," kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu malam (3/9/2023).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjelaskan kecelakaan bermula ketika motor yang dikendarai AB melaju dari arah selatan menuju ke arah utara. Pada saat melintas di lokasi kejadian, motor tersebut tiba-tiba mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga membentur dump truck yang dikemudikan oleh SU (34) yang melaju dari arah berlawanan.
Akibat benturan tersebut, AB terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala. Bule Rumania itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tripat Gerung.
"Nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit," jelasnya.
Sementara itu, NL mengalami luka patah tulang kaki sebelah kanan dan dirawat di RSUD Tripat Gerung. "Untuk pengemudi dump truck inisial S tidak mengalami luka. Kami juga sudah mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti," ungkap Agus.
Barang bukti berupa satu unit dump truck Mitsubishi, satu lembar surat tanda nomor kendaraan (STNK) dump truck, satu unit sepeda motor Honda PCX, dan dua lembar paspor milik dua bule Rumania diamankan.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Lombok Barat. Kami akan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Rumania di Jakarta untuk menangani jenazah korban," bebernya.
Jenazah AB akan dipulangkan negara asalnya. Jenazahnya saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB.
"Kini menunggu hasil visum luar dari tim forensik rumah sakit tersebut. Untuk korban NL juga telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Provinsi NTB untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut," pungkas Agus.
(nor/iws)