Gegara Masalah Sepele, Kakek di Lombok Tega Aniaya Teman Pakai Sekop

Gegara Masalah Sepele, Kakek di Lombok Tega Aniaya Teman Pakai Sekop

Ahmad Viqi - detikBali
Selasa, 27 Sep 2022 20:41 WIB
Kapolsek Batulayar Kompol Priyo Suhartono saat menunjukkan barang bukti sekop yang dipakai pelaku menganiaya korban
Kapolsek Batulayar Kompol Priyo Suhartono saat menunjukkan barang bukti sekop yang dipakai pelaku menganiaya korban. (Foto: Ahmad Viqi)
Lombok Barat -

Seorang kakek pekerja kuli bangunan berinisial SU (72) tega menganiaya teman kerjanya berinisial LS (40) menggunakan sekop.

Gara-garanya sepele, pelaku tidak terima dan sakit hati karena material bangunan di salah satu perumahan lokasi pelaku dan korban bekerja di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat dibuang secara sembarangan.

Kapolsek Batulayar Kompol Priyo Suhartono mengatakan kejadian penganiayaan, terjadi pada Minggu siang (25/9/2022) sekitar pukul 13.00 WITA.


Pelaku SU merasa sakit hati dan tidak menerima lantaran korban membuang material bangunan secara sembarangan di lokasi pembangunan BTN.

"Awalnya korban dan pelaku sempat berdebat masalah pembongkaran batu material bangunan juga. Karena korban buang sembarang materialnya, pelaku tersinggung langsung memukul kepala korban dengan sekop," kata Priyo, Selasa siang (27/9/2022) di Mapolsek Batulayar.

Akibat dipukul sekop, kepala korban pun sobek dan berdarah. Korban mengalami luka robek sekitar 6 sentimeter di bagian kepala. "Korban langsung melapor hari itu juga. Pelaku kita tahan demi keamanan," kata Priyo.

Setelah mempertemukan kedua belah pihak, keduanya pelaku dan korban pun sepakat berdamai. Perdamaian itu dilakukan setelah pelaku SU ditahan selama dua hari di Mapolsek Batulayar.

"Kita pertemukan dua belah pihak. Kita tahan itu untuk mengamankan pelaku sampai klir ada perdamaian," kata Priyo.

Meski demikian, pihak keluarga pelaku sempat meminta tolong agar pelaku SU ditahan di Polsek dahulu demi keamanan.

"Kami memang sudah mendorong kasus tersebut untuk dilakukan restorative justice atau melalui jalur perdamaian. Dengan syarat korban dibiayai pengobatannya," kata Priyo.

Kendati telah berdamai, pelaku masih diamankan di Mapolsek Batulayar sampai kondisi keluarga korban dan keluarga pelaku kondusif.

"Keduanya berdamai. Tapi karena ada permintaan pihak keluarga. Kita amankan dulu untuk sementara waktu," pungkas Priyo.



Simak Video "Viral Video Pelajar di Lampung Di-Bully & Dianiaya"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/hsa)