Hari Kedua Pencarian Nelayan Tenggelam, SAR Mataram Kerahkan 12 Personel

Ahmad Viqi - detikBali
Selasa, 16 Agu 2022 10:34 WIB
Proses pencarian nelayan tenggelam di Bendungan Pengga, Selasa (16/8/2022).
Foto: Proses pencarian nelayan tenggelam di Bendungan Pengga, Selasa (16/8/2022). (istimewa)
Lombok Tengah -

Tim SAR Mataram kembali menerjunkan 1 regu atau 12 personel untuk melakukan upaya pencarian nelayan asal Dusun Karang Gol Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya yang tenggelam di Bendungan Pengga, Lombok tengah saat mencari ikan. Hari kedua pencarian ini dilakukan sejak pukul 07.00 WITA, dengan menyisir sebelah Utara Bendungan Pengga yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.

"Hari ini ada 1 tim dari Basarnas, 1 Tim Rescue kantor SAR Mataram dan tim Pos Siaga SAR Kuta Mandalika. Ada 12 personel yang diterjunkan," kata Humas SAR Mataram , I Gusti Lanang Wiswananda, Selasa (16/8/2022).

Tim Search and Rescue (SAR) Mataram bersama Basarnas Provinsi NTB mengaku alami kesulitan mencari korban. Pasalnya air di dasar Bendungan lokasi korban Kemat alias Amiq Sari (55) tenggelam keruh dan berlumpur.


"Kemarin 1 tim penyelam sudah kami terjunkan dari SAR Mataram dengan kedalaman 9 meter. Di kedalaman itu saja air keruh dan berlumpur," kata I Gusti Lanang Wiswananda, Humas SAR Mataram, Selasa pagi (16/8/2022) via pesan singkat.

Menurut Lanang sejak pagi kemarin, 3 tim baik dari SAR Mataram terus melakukan pencarian korban hingga sore hari. Selain menerjunkan satu unit speedboat milik SAR Mataram, tim juga mencoba mendeteksi korban menggunakan alat Aqua Eye.

"Kita coba deteksi pakai Aqua Eye untuk mendeteksi kondisi di dasar bendungan. Jadi kami coba deteksi di kedalaman 9 hingga 10 meter di sekitar TKP," kata Lanang.

Aqua Eye ini pun belum mampu mendeteksi korban yang diduga tenggelam ke dasar bendungan Pengga. Selain itu selama 4 jam pencarian korban dengan cara menyelam juga tidak kunjung membuahkan hasil.

"Jadi kami minta untuk para nelayan selalu perhatikan keselamatan saat mencari ikan," kata Lanang.

Diberitakan sebelumnya, Kemat alias Amiq Sari (55) tenggelam di Bendungan Pengge saat mencari ikan sekitar pukul 07.00 WITA, Senin pagi (15/8/2022) kemarin. Sebelum tenggelam korban sempat berteriak minta tolong saat jatuh dari perahunya hendak memasang jaring ikan.



Simak Video "Momen Haru Nelayan Rote Ndao NTT Pulang Usai Terdampar di Australia"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)