detikBali

Resep Sumping Waluh Khas Bali, Jajanan Tradisional Manis Berbalut Daun Pisang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Resep Sumping Waluh Khas Bali, Jajanan Tradisional Manis Berbalut Daun Pisang


Adila Farhah Nursyifa - detikBali

Sumping Waluh. (Cookpad @@dapur_puan)
Foto: Sumping Waluh. (Cookpad @dapur_puan)
Daftar Isi
Denpasar -

Pernahkah kamu melihat makanan dibaluti daun pisang dan di dalamnya terdapat sebuah makanan berbentuk persegi panjang. Itulah kudapan tradisional khas Bali yang bercita rasa manis dan legit.

Jajanan ini biasanya mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional Pulau Dewata. Sekilas tampilannya mengingatkan pada kue nagasari dari Jawa, tetapi perbedaannya langsung terasa dari bahan utama yang digunakan.

Warna kuning alami yang mendominasi berasal dari labu kuning, atau yang dalam bahasa daerah Bali dikenal sebagai waluh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Sumping Waluh?

Sumping waluh dibuat dari labu kuning matang yang diolah bersama kelapa parut, tepung beras, santan, serta gula aren sebagai pemanis alami. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan rasa manis yang lembut, tekstur yang empuk, serta aroma khas daun pisang yang menggoda selera. Proses pengolahannya pun cukup sederhana karena hanya dikukus, sehingga camilan ini relatif lebih sehat.

Sekali mencicipi sumping waluh, rasanya ingin terus mengambil potongan berikutnya. Kabar baiknya, kamu tak harus terbang ke Bali untuk menikmatinya. Kudapan tradisional ini bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan ramah di kantong.

ADVERTISEMENT

Apa Saja Bahan untuk Membuat Sumping Waluh Khas Bali?

• 500 gram labu kuning matang

• 100 gram kelapa parut

• 150 gram tepung beras

• 100 gram gula aren yang telah diserut atau dihaluskan

• 1 sendok teh garam

• 4 sendok makan santan

• Daun pisang secukupnya untuk membungkus

Bagaimana Langkah-langkah Membuat Sumping Waluh Khas Bali?

• Isi panci dengan air secukupnya untuk mengukus, lalu panaskan hingga mendidih.

• Kupas labu kuning, buang bijinya, kemudian parut dengan tekstur agak kasar.

• Masukkan labu parut ke dalam wadah besar. Tambahkan kelapa parut, tepung beras, gula aren, garam, dan santan. Aduk hingga seluruh bahan tercampur merata, bisa sambil diremas agar adonan menyatu.

• Siapkan daun pisang yang sudah dilunakkan. Ambil satu hingga dua sendok makan adonan, letakkan di atas daun pisang.

• Gulung adonan lalu lipat bagian kanan dan kiri agar isian tidak keluar. Ulangi hingga adonan habis.

• Susun sumping waluh di dalam kukusan dan kukus sekitar 45 menit, sesuaikan dengan ukuran lipatan.

• Setelah matang, angkat dan biarkan sebentar agar teksturnya lebih padat sebelum disajikan.

Tips Agar Daun Pisang Mudah Dibentuk

• Dipanaskan di atas api: Layukan daun pisang sebentar di atas bara atau api kompor hingga lentur.

• Direbus singkat: Celupkan daun pisang ke air panas selama kurang lebih satu menit.

• Dijemur: Paparkan daun pisang di bawah sinar matahari sampai layu dan tidak mudah sobek.

Sumping waluh khas Bali ini membuktikan bahwa bahan sederhana seperti labu kuning bisa diolah menjadi camilan tradisional yang lezat, harum, dan menggugah selera. Cocok dinikmati saat sore hari bersama keluarga. Jika ingin menyimpannya lebih lama, sumping waluh dapat dimasukkan ke dalam kulkas setelah dilepas dari bungkus daun pisang. Selamat mencoba dan menikmati cita rasa khas Bali di rumah sendiri!




(nor/nor)










Hide Ads