Terungkap, KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

Mulia Budi - detikBali
Jumat, 02 Okt 2026 11:00 WIB
Kemendikdasmen, Atase Pendidikan KBRI di Singapura dan Australia beri keterangan di sidang PHPU syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Mulia/detikcom)
Jakarta -

Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Australia mengaku tidak memiliki arsip dokumen pendidikan Gibran Rakabuming Raka. Hal itu terungkap saat keduanya memberikan keterangan dalam sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan Gibran di Mahkamah Konstitusi (MK).

Atase Pendidikan KBRI Singapura Nur Aeni Ariyanti dan Atase Pendidikan KBRI Canberra Australia Yuli Rahmawati hadir secara online dalam persidangan di MK, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026), dilansir dari detikNews.

Mulanya, Nur dan Yuli memaparkan sistem pendidikan di Orchid Park Secondary School di Singapura dan UTS Insearch yang kini bernama UTS College di Sydney, Australia. Setelah pemaparan tersebut, hakim menanyakan arsip dokumen pendidikan Gibran yang dimiliki KBRI.

"Bu Atase, Ibu bisa menambahkan nggak, record-record apa yang dimiliki di kedutaan berkaitan dengan jenjang pendidikan yang ditempuh Pak Gibran itu?" tanya Hakim Konstitusi Saldi Isra.

"Mohon izin Yang Mulia, ada setelah kami menelusuri dokumen yang ada, kami tidak menemukan adanya dokumen yang disimpan di KBRI, Yang Mulia," jawab Nur Aeni.

Hakim Saldi kemudian memastikan apakah tidak ada dokumen yang berkaitan dengan pendidikan Gibran, baik ketika masuk maupun setelah meninggalkan Singapura.

"Baik itu ketika masuk maupun setelah meninggalkan Singapura, ya? Karena ini isunya ada di sekitar pendidikan yang sederajat dengan SLTA, Bu Atase. Jadi nggak ada dokumen apa pun ya di kedutaan, ya?" tanya hakim Saldi.

"Betul," jawab Nur Aeni.

Simak Video "Video Pesan Wapres Gibran untuk Generasi Muda: Gunakan AI untuk Belajar"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork