Sejumlah rumah warga di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), terdampak gempa bumi magnitudo (M) 6,1 yang mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 Wita. Beberapa rumah dilaporkan rusak hingga roboh.
"Wilayah Kodi yang cukup terdampak,rumah-rumah penduduk banyak yang terdampak," ujar Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat dihubungi detikBali, Minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratu Wulla mengatakan tim BPBD SBD sedang menuju lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan. Selain rumah warga, sejumlah sekolah juga dilaporkan terdampak gempa.
"Karena tadi semua masih di gereja sehingga tim dari BPBD ada siap meluncur ke lapangan. Saya juga siap mau turun langsung ke lapangan di wilayah Kodi," jelas politikus Partai NasDem itu.
Hingga saat ini, jumlah rumah, sekolah, maupun fasilitas umum yang terdampak belum dapat dipastikan. Pemerintah daerah masih melakukan pendataan di lapangan.
"Ini saya sudah langsung ke TKP," terang Ratu Wulla
Meski terdapat rumah warga yang rusak, Ratu Wulla memastikan tak ada warga yang mengungsi dan juga korban jiwa. Namun, warga tetap bersiaga untuk mengantisipasi adanya gempa susulan.
"Untuk sementara belum ada (yang mengungsi), hanya mereka masih berjaga-jaga takutnya ada gempa susulan," pungkas Ratu Wulla.
Sebagai informasi, wilayah Kodi terdapat empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kodi, Kecamatan Kodi Utara, Kecamatan Kodi Bangedo dan Kecamatan Kodi Balaghar.
Sebelumnya, gempa bumi magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 Wita. Getaran gempa terasa hingga Labuan Bajo, Manggarai Barat, dan wilayah lain di NTT.
Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Wijayanto mengatakan gempa bumi tersebut tak berpotensi tsunami.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Wijayanto, dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Hasil analisis BMKG, jelas dia, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,9 pada kedalaman 30 kilometer (km). Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,84° LS, 118,90° BT, atau tepatnya berlokasi di laut, 29 km Barat Daya Kodi, Sumba Barat Daya.