Dilaporkan Aniaya Rektor IAKN Kupang, Mantan Rektor Membantah

Simon Selly - detikBali
Senin, 31 Agu 2026 21:15 WIB
Foto: Rektor IAKN Kupang I Made Suardana, saat menjalani perawatan di RSB Kupang, Senin (31/8/2026). (Simon Selly/detikBali)
Kupang -

Mantan Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Harun Natonis, membantah tudingan penganiayaan terhadap Rektor IAKN Kupang, I Made Suardana. Harun menegaskan tak pernah memukul bahkan menyentuh Made. Sebelumnya, Made telah melapor ke Polresta Kupang atas dugaan penganiayaan yang terjadi di halaman kampus, Senin (31/8/2026) pagi.

"Saya jamin 1.000 persen saya tidak pukul. Saya tidak sentuh dia sedikit pun. Itu omong kosong. Saya akan lapor balik soal pencemaran nama baik," tegas Harun, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin malam.

Harun menjelaskan saat itu hanya ingin menanyakan persoalan administrasi kepangkatannya, yang hingga kini belum jelas.

"Saya datang, saya ucapkan selamat pagi dan mohon izin untuk bertanya soal pangkat saya. Saya hanya ingin tahu sebenarnya siapa yang mempersoalkan pangkat saya dan masalahnya apa sehingga dibatalkan," terang rektor IAKN Kupang periode 2020-2024 itu.

Harun mengakui sempat terjadi keributan saat rektor berupaya masuk ke ruangan. Saat ini, Harun agar Made tidak pergi dan persoalan diselesaikan lebih dulu. Namun, dihalangi sekuriti kampus, pegawai, serta dosen yang berada di lokasi kampus.

"Justru beliau yang mau ke sana dan ke sini, berupaya masuk ke ruangan. Saya berusaha untuk menahan. Tetapi saya tidak bisa, karena ada sekuriti kampus, kemudian ada teman-teman pegawai serta dosen yang menghalangi saya sehingga tidak bisa mendekat," jelas dosen Pascasarjana dan salah satu pendiri IAKN Kupang itu.

Harun menegaskan agar tuduhan penganiayaan yang dilayangkan kepadanya dapat dibuktikan, sehingga persoalan tersebut dapat dibuka secara objektif.

"Kalau ada yang merekam, mungkin ada pegawai atau dosen lainnya. Harus ditunjukkan, apa benar saya pukul atau tidak. Silakan dicek rekamannya," tegasnya.

Menurut Harun, Made kini dirawat di RSB Kupang, bukan karena persoalan karena perseteruan antara keduanya. "Kalau sampai masuk rumah sakit dan sebagainya, saya pikir itu masalah lain. Itu tidak ada kaitan sama sekali dengan saya," katanya.



Simak Video "Video: Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi: Polisi Masih Kejar Pelaku! "


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork