detikBali

Kepala SPPG Lombok Diperiksa Polisi soal Dugaan Pelecehan Seksual

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kepala SPPG Lombok Diperiksa Polisi soal Dugaan Pelecehan Seksual


Edi Suryansyah - detikBali

Kepala SPPG Kelurahan Perapen 01, Salman (bermasker), saat menyampaikan klarifikasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap bawahnya.
Kepala SPPG Kelurahan Perapen 01, Salman (bermasker), saat menyampaikan klarifikasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap bawahannya. (Foto: Edi Suryansyah/detikbali)
Lombok Tengah -

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Perapen 01, Kecamatan Praya, Salman Alfarizi alias SA, diperiksa polisi terkait dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan bawahannya, BS (21). Salman diperiksa penyelidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Lombok Tengah selama beberapa jam hari ini.

"Betul (ada pemeriksaan)," kata AKP Punguan Hutahaean kepada detikBali, Rabu (12/8/2026) via WhatsApp.

Punguan mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi laporan yang dilayangkan BS terhadap Salman. Pemeriksaan berlangsung dari pagi hingga siang di Unit PPA Satreskrim Polresta Lombok Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baru selesai (pemeriksaan) sih katanya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Punguan menyebut polisi selanjutnya akan meminta keterangan ahli hukum pidana dan psikolog. Keterangan ahli tersebut untuk memperjelas apakah terdapat unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

"(Selanjutnya) pemeriksaan ahli, psikolog," tegasnya.

Sebelumnya, Salman dilaporkan BS ke Polresta Lombok Tengah pada 30 Juli 2026 atas dugaan pelecehan seksual. Laporan itu dibuat setelah pengakuan BS terkait dugaan perlakuan tak mengenakkan dari atasannya viral di media sosial.

Salman telah membantah tuduhan tersebut dan menyebut persoalan yang terjadi hanya kesalahpahaman.

"Izin klarifikasi yang ada di media sosial itu, bahwasanya tidak ada pelecehan segala macam. Itu hanya kesalahpahaman saja," kata Salman saat memberikan klarifikasi kepada awak media, Selasa (28/7/2026).

Salman juga menyebut persoalan tersebut telah diselesaikan secara baik-baik bersama pihak keluarga korban dan pihak-pihak yang terlibat.

"Kita dari pihak keluarga maupun yang lain tidak ada masalah. Karena di sana tidak ada yang dipermasalahkan. Tidak ada pelecehan segala macam," ujarnya.



(dpw/dpw)









Hide Ads
LIVE