Proyek pembangunan kantor baru Wali Kota Mataram tahap kedua resmi dimulai. Sebagai langkah awal, dilakukan pemesanan dan pengadaan berbagai bahan material bangunan di lapangan.
"Progresnya sekarang sudah pesan-pesan bahan dan lain sebagainya," kata Kepala Dinas PUPR Mataram, Lale Widiahning, saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lale menjelaskan fokus pembangunan tahap kedua dipusatkan pada pekerjaan struktur untuk tiga bangunan sekaligus. Pembangunan ditargetkan rampung hingga dua lantai.
Tahapan konstruksi pembangunan tahap kedua akan dimulai dari pemasangan tiang pancang sebagai fondasi utama. Pengerjaan akan dilanjutkan dengan pendirian struktur kolom hingga mencapai lantai dua untuk ketiga bangunan.
"Dari struktur-struktur yang akan dibuat pertama adalah tiang pancangnya. Setelah itu, baru struktur kolom sampai lantai dua," ucap Lale.
Guna memastikan transparansi dan akuntabilitas proyek, Pemkot Mataram bersama kontraktor pemenang tender akan segera menggelar pre-construction meeting (PCM).
Diketahui, pembangunan kantor baru wali kota tahap dua dianggarkan sekitar Rp 58 miliar. Sementara pada tahap pertama menelan anggaran sebesar Rp 60 miliar yang bersumber dari APBD Mataram. Anggaran tersebut terdiri atas Rp 58 miliar untuk pekerjaan fisik dan Rp 1,8 miliar untuk jasa konsultansi pengawasan.